oleh

Apresiasi Kontingen Pesparawi Hingga Warning Kontrak PPPK serta HIV AIDS, Ini Poin Penting Wali Kota Bodewin Wattimena.

MM.COM, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan apresiasi dan bonus stimulan kepada para kontingen asal Kota Ambon yang berhasil mengharumkan nama daerah pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat.

Pemberian penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Ambon, “Bodewin Wattimena”, usai pembukaan Rapat Kerja (Raker) ke-12 Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Ambon di Hotel Amaris, Rabu (23/9/2026).

“Ini bagian dari perhatian dan apresiasi kami kepada mereka yang telah berjuang membawa nama Kota Ambon di level nasional. Momen seperti ini bukan kali ini saja, setiap event nasional seperti Pesparawi, LPTK, maupun
LASQI, pemerintah selalu memberikan stimulan agar mereka tetap bersemangat,” ujar Bodewin kepada awak media.

Terkait pelaksanaan Raker LPPD ke-12, Bodewin berharap forum ini menjadi wadah evaluasi kinerja pengurus lama sekaligus menyusun program strategis ke depan demi mempertahankan predikat Ambon sebagai Kota Musik dunia.
Di luar agenda Pesparawi, Wali Kota Ambon juga memberikan tanggapan tegas terkait sejumlah isu krusial yang tengah dihadapi Kota Ambon:

1. Fenomena Kasus HIV/AIDS dan Penyakit Sosial.

Menanggapi peningkatan data temuan kasus HIV/AIDS di Kota Ambon yang mencapai ratusan kasus hingga Agustus 2026, Bodewin menegaskan bahwa penanganan masalah ini memerlukan benteng utama dari lingkungan keluarga.

“Data ini hasil dari ‘tracking’ dan pemeriksaan Dinas Kesehatan. Pemerintah terus mengedukasi dan merazia titik-titik rawan bersama Satpol PP dan Dinsos. Tapi ingat, pemerintah tidak bisa mengawal warga satu per satu selama 24 jam. Ini soal etika, moral, dan perilaku,” tegasnya.

Ia meminta orang tua untuk meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas anak remaja, terutama yang kerap keluar hingga larut malam, guna menekan perilaku seks bebas, penyalahgunaan narkoba, serta konsumsi miras ilegal.

2. Penanganan Sampah dan Armada Baru.
Mengenai pengelolaan kebersihan kota pasca Ambon meraih peringkat ketiga kota terbersih, Pemkot Ambon berkomitmen menambah fasilitas operasional.

“Dinas Lingkungan Hidup sudah melaporkan adanya penambahan 9 unit ‘dump truck’ berukuran sedang. Mobil ini dirancang khusus untuk menjangkau pemukiman di jalan-jalan sempit. Kami juga terus menambah titik Tempat Penampungan Sementara (TPS) secara bertahap,” jelas Wattimena.

3. Evaluasi Perpanjangan Kontrak P3K.
Mengenai nasib Perjanjian Kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkot Ambon, Bodewin menyampaikan bahwa proses rekapitulasi usulan dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tengah diproses di BKD.

“Pengangkatan dan perpanjangan dijadwalkan pada Oktober mendatang. Namun ingat, perpanjangan kontrak ini tergantung evaluasi kinerja, disiplin, dan loyalitas dari masing-masing OPD. Jika kepalanya menilai tidak berkinerja baik, bisa saja tidak diperpanjang atau dihentikan,” pungkasnya. (LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *