MM.COM, AMBON, – Teka-teki sosok pimpinan tertinggi birokrasi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akhirnya terjawab secara resmi. Roberd Sapulete, ST., MT., resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon definitif oleh Penjabat Wali Kota Ambon, “Bodewin M. Wattimena”, pada Selasa (21/7/2026).
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Kota Ambon ini turut disiarkan secara langsung (live streaming) agar dapat disaksikan oleh seluruh lapisan masyarakat serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Ambon.
Pelantikan ini didasarkan pada “Surat Keputusan Wali Kota Ambon Nomor 554 Tahun 2026” serta merujuk pada “Rekomendasi BKN Nomor 28474-R-AK.02.03-SD-F-2026” tanggal 3 Juni 2026 tentang Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Proses Seleksi Transparan dan Murni “Merit System”.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon, “Bodewin Wattimena”, menegaskan bahwa penunjukan “Roberd Sapulette” telah melewati serangkaian tahapan seleksi terbuka secara objektif, transparan, dan berbasis “merit system” dengan melibatkan tim panitia seleksi (pansel) independen serta masukan publik.
Bodewin juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta seleksi lainnya—Apries Benel Gaspersz, Steven Domingus, dan Richard Luhukay—yang telah berkompetisi secara sehat.
“Saudara-saudara yang ikut seleksi adalah yang terbaik. Kalau Sekda ini bisa diangkat empat orang, kita angkat empat-empatnya. Tapi karena ketentuannya hanya satu, maka apa yang diputuskan hari ini adalah yang terbaik untuk Kota Ambon,” tegas Bodewin.
Pangkas Birokrasi Lambat dan Instruksi Tegas untuk Pimpinan OPD.
Usai mengikrarkan sumpah jabatan di bawah kitab suci Kristen Protestan dan menandatangani Pakta Integritas Bebas KKN, “Roberd Sapulette” langsung mengemban tugas berat. Bodewin menginstruksikan Sekda baru untuk segera melakukan konsolidasi internal, memangkas alur birokrasi yang berbelit-belit, dan mewajibkan seluruh OPD menyusun Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan publik yang transparan.
Tak hanya itu, Wali Kota secara terbuka memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tunduk dan patuh pada arahan Sekda yang baru.
“Sejak hari ini, seluruh pimpinan OPD wajib mendengar dan mengikuti arahan Sekretaris Daerah. Apa yang beliau sampaikan sama dengan apa yang Wali Kota dan Wakil Wali Kota sampaikan. Jadi kalau ada yang melawan Sekda, berarti melawan Wali Kota dan Wakil Wali Kota!” ucap Bodewin menegaskan.
Sudahi “Perang Bintang” di Sosmed, Saatnya Fokus Melayani.
Mengakhiri arahannya, Bodewin meminta seluruh ASN dan masyarakat untuk menghentikan polemik atau dinamika politik media sosial yang sempat memanas selama proses seleksi Sekda berlangsung.
“Seng ada lagi akun-akun yang kemarin serang-serang calon Sekda. Sudah habis! Sudah diputuskan dan sudah dilantik. Mari katong dukung Pak Sekda.
Ingat pak sekda, jabatan itu amanah dan anugerah Tuhan, gunakanlah sebaik-baiknya untuk menjadi berkat bagi banyak orang,” pungkasnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD Kota Ambon, Sekda Provinsi Maluku, serta para tamu undangan yang hadir.(LD).








Komentar