MM.COM, AMBON — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan pidato Penjabat Wali Kota Ambon menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon di Ruang Paripurna DPRD Kota Ambon, Jumat (4/9/2026).
Rapat paripurna resmi dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh pimpinan DPRD Kota Ambon “Morits Tamaela”, menandai puncak refleksi sejarah dan arah pembangunan Kota Ambon yang mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”.
Dalam pidatonya, Wali Kota Ambon “Bodewin Wattimena” menegaskan bahwa perjalanan lebih dari empat setengah abad Kota Ambon merupakan simbol ketangguhan, kebersamaan, dan keberagaman masyarakat dalam menghadapi berbagai dinamika zaman.
“Peringatan HUT ke-451 ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi dan peneguhan komitmen bersama untuk membangun Ambon yang lebih baik dari tahun ke tahun,” ujar Bodewin di hadapan jajaran pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Pertumbuhan Ekonomi dan Program Prioritas.
Bodewin memaparkan sejumlah capaian indikator makro dan program prioritas pembangunan daerah hingga pertengahan tahun 2026:
– Pertumbuhan Ekonomi & Inflasi: Pertumbuhan ekonomi Kota Ambon pada kuartal pertama 2026 mencapai 6,09 persen (di atas rata-rata nasional dan provinsi), sementara inflasi ‘year-on-year’ per Juli 2026 terkendali di angka 2,9 persen.
– Infrastruktur & Air Bersih: Pengembangan jaringan perpipaan sepanjang 12.160 meter di 14 lokasi, pembangunan sumur dalam, serta penambahan 659 pelanggan baru PDAM pada semester I-2026.
– Pengelolaan Sampah: Penanganan volume sampah mencapai 176,39 ton per hari didukung armada pengangkut dan ‘collection point’ berbasis iklim.
– Investasi & UMKM: Realisasi investasi semester I-2026 mencapai Rp847 miliar (180% dari target). Pemerintah kota juga memfasilitasi pembentukan 50 Koperasi Merah Putih serta menyalurkan bantuan modal usaha bagi Ratusan pelaku UMKM.
– Reformasi Birokrasi & Tata Kelola: Nilai Indeks Reformasi Birokrasi naik menjadi 61,30 (kategori B), meraih predikat SAKIP B, serta mempertahankan Opini WTP dari BPK RI.
– Penataan Birokrasi: Pemerintah Kota Ambon dalam waktu dekat akan melantik lebih dari 290 pejabat Eselon 3 dan 4 guna mengisi kekosongan jabatan serta mengoptimalkan pelayanan publik.
Tantangan dan Ajakan Kolaborasi.
Di balik berbagai raihan positif, Bodewin secara jujur mengakui sejumlah tantangan besar yang masih harus diselesaikan bersama, seperti angka pengangguran yang berada di level 11,37 persen, perbaikan jalan rusak, pengelolaan sampah berkelanjutan, hingga penanganan kawasan rawan bencana.
“Pemerintah Kota tidak bisa berjalan sendiri. Ambon Bersih bukan hanya soal fisik lingkungan, tetapi juga bersih tata kelola birokrasi dari praktik korupsi dan pungli. Mari kita jadikan kebersihan dan pelayanan terbaik sebagai budaya hidup,” tegasnya.
Mengakhiri pidatonya, Bodewin memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Ambon, Forkopimda, tokoh agama, jajaran ASN, dan seluruh warga masyarakat yang terus bergandengan tangan membangun Kota Ambon Manise.(LD)








Komentar