MM.COM, AMBON, – Setelah penantian panjang selama 11 tahun, raungan mesin jet darat roda dua dan roda empat akhirnya kembali menggetarkan aspal Kota Ambon. Melalui kolaborasi apik antara Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Ambon dan Ekano Racing Family, ajang bergengsi “Ekano Drag Race and Drag Bike 2026” resmi digebrak di Negeri Passo, Jumat (17/7/2026).
Event yang sudah dirindukan selama lebih dari satu dekade ini tidak hanya menjadi magnet bagi ratusan pecinta otomotif di Maluku, tetapi juga sukses menyedot perhatian para pembalap dari luar daerah.
Ketua IMI Kota Ambon yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far-Far, mengungkapkan rasa bangga sekaligus harunya atas terselenggaranya event akbar ini. Menurutnya, momentum ini harus menjadi titik balik bangkitnya prestasi otomotif di bumi Raja-Raja.
“Ini menjadi kebanggaan besar bagi kami, IMI Kota Ambon, dan juga Ekano Racing Family. Drag race dan drag bike itu terakhir kali diselenggarakan di Ambon 11 tahun lalu. Kami berharap event resmi yang difasilitasi ini bisa mewadahi seluruh bakat dan minat pelaku otomotif, bukan hanya di Ambon dan Maluku, tapi juga menjadi magnet bagi pecinta otomotif di luar Maluku,” ujar Harry usai acara pembukaan kegiatan di Passo, Jumat (17/7).
Perebutkan Piala Bergengsi dan Banjir Dukungan.
Turnamen skala besar ini memperebutkan sejumlah piala juara umum yang sangat prestisius, di antaranya Piala Ketua KONI Kota Ambon untuk kategori ‘drag race’, serta dua piala juara umum lainnya yakni Piala Wakil Ketua DPRD Kota Ambon dan Piala Ketua DPD Perindo Maluku.
Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Negeri Passo, serta deretan sponsor besar seperti Bank Maluku, Adira, Anker, Yamaha, BFI, dan berbagai pihak lainnya.
Melihat antusiasme yang luar biasa, Harry berharap ajang seperti ini tidak hanya menjadi agenda sekali setahun, melainkan bisa masuk dalam kalender rutin yang digelar hingga tiga kali dalam setahun.
“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan pihak luar yang ingin bekerja sama atas nama IMI Kota Ambon demi memajukan dunia otomotif kita,” tambahnya.
Dampak Multiplier: Hidupkan UMKM Lokal Passo.
Tidak sekadar urusan adu cepat di lintasan, IMI Ambon memastikan bahwa event ini membawa dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar. Puluhan stan UMKM lokal sengaja difasilitasi dan dilibatkan langsung di area sirkuit.
“Dampak dari kegiatan otomotif ini harus dirasakan langsung oleh warga sekitar dan pelaku UMKM. Karena itu, seluruh stan UMKM sudah kami upayakan untuk hadir di setiap kegiatan otomotif seperti ini,” jelas legislator yang membidangi infrastruktur dan perhubungan tersebut.
Misi Utama: Perangi Balap Liar, Cetak Pembalap Baru.
Di balik gemuruh knalpot dan kecepatan, ada misi sosial penting yang diusung oleh IMI Kota Ambon, yakni menekan angka balapan liar yang kerap membahayakan pengguna jalan umum di Kota Ambon.
Harry mengimbau kepada para orang tua agar mengarahkan anak-anak mereka yang memiliki hobi balap ke wadah resmi yang telah disediakan, bukan di jalanan umum secara ilegal.
“Harapan kami, kalau kegiatan resmi sudah disiapkan, jangan ada lagi balap-balap liar. Salurkan bakat pada wadah yang aman dan terlindungi ini,” tegasnya.
Ia pun optimis lintasan Passo kali ini akan melahirkan talenta-talenta muda baru yang mampu menembus kancah nasional hingga internasional, menyusul prestasi gemilang pembalap lokal dalam ajang “Nusa Apono Road Race” yang sebelumnya sukses menembus podium tertinggi.
Sebagai informasi, ajang perdana ini berhasil menjaring sekitar 250 peserta dengan jumlah starter yang jauh lebih banyak, mengingat satu pembalap bisa turun di 3 hingga 6 kelas yang berbeda. IMI Ambon pun meminta dukungan penuh dari warga Kota Ambon agar event ini dapat berjalan kondusif hingga acara penutupan nanti.(LD)








Komentar