oleh

Catat Rekor Starter Terbanyak, Nusa Apono Road Race 2026 Resmi Jadi Agenda Tahunan HUT Kota Ambon

MM.COM, AMBON — Gelaran balap motor Nusa Apono Road Race 2026 yang mengusung tema “Beta Ambon” resmi dibuka oleh Walikota Ambon “Bodewin Wattimena” di Sirkuit Non-Permanen Passo, Jumat (4/9/2026). Ajang dalam rangka memeriahkan HUT ke-451 Kota Ambon ini berhasil memecahkan rekor peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan “road race” di wilayah Maluku.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Ambon sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, “Harry Putra Far-Far”, mengonfirmasi bahwa tercatat sebanyak 371 ‘starter’ terdaftar dan siap berlaga. Jumlah tersebut mencakup tujuh pembalap berbakat yang datang langsung dari luar Provinsi Maluku.

“Ini menjadi satu kebanggaan dan tambahan energi bagi IMI Kota Ambon. Sepanjang gelaran ‘event road race’ di Maluku, ini adalah ‘starter’ terbanyak yang pernah berpartisipasi,” ujar Harry usai acara pembukaan.

Melihat antusiasme yang luar biasa, Pemerintah Kota Ambon memastikan kejuaraan ini akan dijadikan sebagai agenda reguler tahunan setiap menjelang peringatan hari jadi Kota Ambon.

Dukungan penuh dari berbagai pihak turut memperkuat komitmen pembinaan olahraga otomotif daerah. Turut hadir dalam pembukaan tersebut jajaran pejabat daerah, di antaranya Ketua DPRD Kota Ambon, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta Komandan Kodim.

Harry berharap wadah kompetisi ini mampu mencetak atlet-atlet balap muda berbakat yang kelak mengharumkan nama Maluku di kancah nasional maupun internasional. Selain fokus pada pembinaan atlet, IMI Kota Ambon juga terus mengawal realisasi pembangunan sirkuit permanen.

“Sirkuit ini nantinya bukan hanya tempat ajang balapan otomotif, tetapi juga menjadi ikon dan simbol kebanggaan kota. Dampaknya bukan hanya pada sektor olahraga, melainkan juga ekonomi dan sosial bagi warga Kota Ambon,” tegasnya.

Komitmen terhadap pemulihan dan pemandirian ekonomi kerakyatan dibuktikan dengan tersedianya fasilitas khusus bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebanyak 23 UMKM difasilitasi di area dalam, sementara puluhan tenda dan lapak warga lokal turut disediakan di area luar sirkuit guna menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat selama “event” berlangsung. (LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *