MM.COM, AMBON, — Suasana terbuka di Pattimura Park, Ambon, menjadi saksi bisu momen krusial penataan birokrasi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Wali Kota Ambon, “Bodewin Melkias Watimena”, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan bagi ratusan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemkot Ambon pada Jumat (11/9/2026).
Pelantikan massal yang dilaksanakan bertepatan dengan momentum perayaan HUT ke-451 Kota Ambon ini mencakup 224 pejabat, yang terdiri dari 86 Pejabat Administrator, 133 Pejabat Pengawas, 5 pejabat Disdukcapil, serta 3 Camat baru (Camat Leitimur Selatan “Ifan Erik Pattinama”, Nusaniwe “Niel Wattimena”, dan Teluk Ambon “Idrus Buamona”).
Dalam arahannya, Bodewin menegaskan bahwa proses pengangkatan dan mutasi ini murni menerapkan prinsip “merit system’. Seluruh nama yang dilantik merupakan usulan objektif dari para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan telah mengantongi Pertimbangan Teknis (Pertek) resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI serta rekomendasi Kementerian Dalam Negeri.
“Hari ini seluruh struktur birokrasi sudah terisi penuh sampai ke tingkat kelurahan dan kecamatan. Ibarat mesin, oli dan bensinnya sudah lengkap, sekarang tinggal kita tancap gas!” tegas Bodewin di hadapan para pejabat yang dilantik, jajaran Forkopimda, DPRD, serta tamu undangan.
Dalam prosesi tersebut, pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas diwakili oleh “Florencia Katrin Matahelumual,” selaku Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Ambon. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen penuh ASN Pemkot Ambon dalam menjunjung tinggi transparansi, menolak praktik KKN, serta menghindari konflik kepentingan.
Wali Kota menekankan agar para pimpinan wilayah, khususnya Camat dan Lurah, lebih responsif terhadap masalah-masalah publik di tingkat tapak seperti pengelolaan sampah, got tersumbat, hingga ketertiban IMB.
“Jangan sampai masalah-masalah kecil di kelurahan sampai ke meja Wali Kota. Untuk apa ada Camat dan Lurah kalau tidak turun ke lapangan? Turun dan evaluasi wilayah minimal seminggu sekali,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Bodewin mengingatkan para pejabat baru bahwa momentum pelantikan berskala besar ini merupakan peristiwa langka yang hanya terjadi sekali dalam lima tahun. Ia mengajak seluruh jajaran untuk bekerja dengan jujur, berintegritas, dan menjadikannya sebagai sarana pengabdian terbaik bagi masyarakat.
“Mari kita bergerak bersama demi mewujudkan Ambon yang bersih, Maluku yang sehat, dan Indonesia maju,” tutupnya.(LD)













Komentar