oleh

Anak Jalanan Kembali Marak, Walikota Ambon Sentil Peran Orang Tua hingga Kesiapsiagaan Damkar

MM.COM, AMBON — Penanganan anak jalanan di Kota Ambon membutuhkan kesadaran dan keterlibatan aktif dari lingkungan keluarga. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Ambon, “Bodewin Wattimena”, saat diwawancarai awak media usai menghadiri Upacara Peringatan HUT TNI ke 81 Tahun di Lapangan Merdeka, Ambon, Senin (5/10).

Bodewin mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sebenarnya telah berulang kali melakukan tindakan edukasi dan penertiban terhadap anak-anak jalanan yang beraktivitas di ruang publik. Langkah penanganan pun tidak berhenti pada pembinaan di lapangan, melainkan berlanjut hingga pemanggilan orang tua.

“Anak jalanan ini kan kita sudah lakukan tindakan edukasi berkali-kali. Catat bahwa mereka yang kemarin viral itu, kita sudah pembinaan berkali-kali, sudah bawa ke orang tuanya, dan sudah bikin surat pernyataan. Orang tua mereka menyanggupi untuk tidak membiarkan anak-anaknya kembali ke jalan,” ujar Bodewin.

Namun, kendala utama yang dijumpai di lapangan adalah konsistensi pengawasan setelah anak-anak tersebut dikembalikan. Banyak di antara mereka yang pada akhirnya kembali beraktivitas di jalanan. Oleh karena itu, kunci penyelesaian masalah ini sangat bergantung pada pengawasan di tingkat keluarga.

“Tapi apa yang terjadi? Balik dan kembali lagi. Jadi ini butuh kesadaran bersama, dan keluarga itu yang paling penting. Kalau keluarga tidak peduli dengan anak-anak, ya apa yang bisa kita lakukan?” tegasnya.

Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan.

Selain merespons maraknya anak jalanan, Bodewin juga memberikan tanggapan terkait penanganan potensi kebakaran di area hutan dan lahan kawasan Ambon. Ia meluruskan batasan kewenangan pengelolaan kawasan hutan yang berada di bawah Ranah Kementerian Kehutanan dan Dinas terkait di tingkat provinsi.

Meski demikian, Pemkot Ambon memastikan jajarannya tetap dalam kondisi siap siaga untuk memberikan bantuan taktis kapan saja dibutuhkan.

“Hutan itu kan kewenangan Kementerian Kehutanan dan Dinas terkait. Makanya kalau terjadi kebakaran atau apa di kawasan hutan, kita sifatnya berkoordinasi. Nggak ada kewenangan langsung kita soal hutan. Tapi Pemerintah Kota siap siaga, kapan saja terjadi kebakaran, petugas Damkar siap untuk membantu memadamkan,” pungkasnya.(LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *