MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon – Pemerintah Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan bermartabat melalui Wisuda Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Ceria Kecamatan Nusaniwe, yang digelar di Marina Hotel Ambon, Sabtu (13/12/2025).
Sebanyak 34 lansia resmi diwisudakan setelah mengikuti proses pembelajaran selama enam bulan, sebagai bagian dari pendidikan nonformal yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia secara fisik, mental, sosial, dan spiritual.
Acara wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh Wali Kota Ambon “Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si”, Wakil Wali Kota Ambon, Ketua dan Anggota DPRD Kota Ambon, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku, jajaran OPD Pemerintah Kota Ambon, tokoh agama, serta keluarga para wisudawan dan wisudawati.
Pemerintah Hadir Sepanjang Siklus Kehidupan
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Lansia merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mendampingi warganya sejak lahir hingga usia lanjut.
“Pendidikan tidak mengenal usia. Orang tua kita berhak untuk tetap bahagia, dihargai, dan produktif. Sekolah Lansia ini menjadi bukti bahwa negara dan pemerintah hadir untuk memastikan lansia tidak menjadi beban, tetapi tetap menjadi sumber inspirasi bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Wali Kota.
Pembukaan resmi wisuda ditandai dengan pemukulan tifa, simbol budaya Maluku sebagai tanda dimulainya prosesi wisuda Sekolah Lansia BKL Ceria.
Sekolah Lansia: Investasi Sosial untuk Masa Tua Berkualitas
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon, “Ir. J. W. Patty, M.Si”, dalam laporannya menyampaikan bahwa Sekolah Lansia BKL Ceria telah berjalan sejak Juni 2025 dan merupakan wisuda sekolah lansia kedua di Kota Ambon.
Program ini bertujuan untuk:
1. Mencetak lansia yang sehat jasmani dan rohani, mandiri, aktif, serta produktif.
2. Meningkatkan kebahagiaan dan kualitas hidup lansia agar mampu beradaptasi positif dengan proses penuaan.
3. Mencegah isolasi sosial serta memperkuat peran lansia dalam keluarga dan masyarakat.
Para peserta mendapatkan materi kesehatan, olahraga ringan, keterampilan vokasional, sosial, dan spiritual, dengan dukungan tenaga pengajar dari berbagai instansi.
Dukungan BKKBN dan Perluasan Sekolah Lansia
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku, “dr. Mauliwaty Bulo, M.Si”, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Ambon.
Ia mengungkapkan bahwa hingga November 2025, Kota Ambon telah memiliki “66 Kelompok Bina Keluarga Lansia” yang terdaftar dalam Sistem Informasi Keluarga BKKBN.
“Sekolah Lansia BKL Ceria ini merupakan sekolah lansia ke-12 di Provinsi Maluku. Kami berharap ke depan akan semakin banyak sekolah lansia yang dibentuk, karena lansia yang sehat dan bahagia adalah energi positif bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.
Prosesi Wisuda Penuh Makna
Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh kebanggaan, diawali dengan pemindahan tali toga oleh Wali Kota Ambon, pengalungan medali oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, penyerahan sertifikat oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, serta pemberian cenderamata oleh Kepala DPPKB Kota Ambon.
Salah satu perwakilan wisudawan menyampaikan pesan dan kesan yang menyentuh, menegaskan bahwa Sekolah Lansia telah mengembalikan semangat belajar, rasa percaya diri, dan kebahagiaan di usia senja.
“Kami merasa dihargai, lebih aktif, dan kembali memiliki tujuan hidup. Usia bukan alasan untuk berhenti belajar,” ungkapnya.
Tujuan dan Hasil Kegiatan
Kegiatan wisuda ini menjadi bukti nyata bahwa:
– Sekolah Lansia efektif meningkatkan kualitas hidup lansia, baik secara fisik, mental, maupun sosial.
– Lansia mampu tetap berdaya, produktif, dan berkontribusi, bukan menjadi beban keluarga.
– Terbangunnya kesadaran kolektif keluarga dan masyarakat untuk lebih menghargai dan menyayangi orang tua di usia lanjut.
Acara ditutup dengan lagu bersama dari para wisudawan dan sesi foto bersama, menandai berakhirnya rangkaian Wisuda Sekolah Lansia BKL Ceria Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Tahun 2025.(LD)














Komentar