MM.COM, AMBON, – Setelah melalui proses panjang dan penuh teka-teki sejak April lalu, teka-teki siapa yang akan menduduki kursi Sekretaris Kota (Sekot) Ambon akhirnya terjawab secara resmi.
Penjabat Wali Kota Ambon, “Bodewin Wattimena”, didampingi Wakil Wali Kota Ambon, “Elly Toisutta”, resmi mengumumkan satu nama terpilih dalam Konferensi Pers yang digelar di Ruang Rapat Vlesingen, Balai Kota Ambon, Kamis (16/7/2026).
Dari tiga nama besar yang lolos hingga tahapan akhir pencalonan, pilihan objektif kepala daerah akhirnya jatuh kepada “Robert Sapulette”.
Proses Panjang dan Transparan.
Dalam keterangannya di hadapan awak media, “Bodewin Wattimena” menegaskan bahwa seluruh proses seleksi yang berjalan sejak 2 April lalu telah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan taat asas. Proses tersebut melibatkan tim Pansel hingga asesmen ketat oleh asesor dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Dari empat pendaftar awal, muncul tiga nama yang dinyatakan lolos ke tahapan selanjutnya, yaitu Pak Apries Gaspersz, Pak Steven Dominus, dan Pak Robert Sapulette Ketiganya juga telah mengantongi Pertimbangan Teknis (Pertek) dari BKN dan dinyatakan memenuhi syarat,” ujar Bodewin.
Bodewin mengaku sempat berada di posisi dilematis karena ketiga kandidat memiliki kapasitas yang sama-sama luar biasa untuk memimpin birokrasi di Kota Ambon.
“Tiga-tiganya memenuhi syarat, tiga-tiganya layak dan pantas. Kalau bisa, “katong” (kita) mau angkat tiga-tiga. Tapi aturan membatasi hanya satu nama yang boleh diusulkan,” kelakarnya yang disambut senyum awak media.
Alasan Di balik Terpilihnya “Robert Sapulette”.
Meskipun pengangkatan Sekda merupakan hak prerogatif Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), Bodewin memastikan keputusan ini diambil secara sangat objektif berdasarkan hasil asesmen, rekam jejak kerja sama, kapasitas, serta integritas personal.
“Kita rasa kita punya pengalaman bekerja bersama. Keputusan ini sangat objektif. Bukan berarti Pak Steven dan Pak Apries tidak layak, semua layak. Ini hanya soal garis tangan dan kesempatan seseorang untuk mendapatkan sebuah tanggung jawab,” tegasnya.
Satu nama terpilih ini kini telah resmi diteruskan kepada Gubernur Maluku sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah demi tertib administrasi negara.
Cegah Polemik, Pelantikan Segera Dijadwalkan.
Menanggapi isu-isu yang berkembang di publik, Wali Kota meminta agar tidak ada lagi polemik di tengah masyarakat mengenai keabsahan maupun status definitif Sekot Ambon yang baru. Semua koordinasi dengan Gubernur Maluku telah berjalan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan.
Terkait waktu pelaksanaan pelantikan, pihak Pemerintah Kota Ambon mengaku siap melaksanakannya dalam waktu dekat.
“Selanjutnya nanti diagendakan untuk dilakukan pelantikan. Besok bisa, minggu depan juga bisa. Yang pasti katong bersyukur bahwa semua proses ini sudah berjalan dengan baik dan transparan dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak,” tutup Bodewin.
Dengan terpilihnya “Robert Sapulette”, publik kini menaruh harapan besar agar mesin birokrasi Pemerintah Kota Ambon dapat berlari lebih kencang, terutama dalam memperkuat koordinasi antar-OPD serta mengeksekusi program-program strategis demi kesejahteraan masyarakat Ambon.(LD)








Komentar