MM.COM, POLDA MALUKU – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku resmi membuka Pelatihan Kewilayahan Gelombang III Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia Polri yang profesional, adaptif, dan berbasis teknologi.
Kegiatan pembukaan berlangsung di Gedung Faisal Heluth SPN Polda Maluku, Paso, Ambon, Senin (4/5/2026), dan dipimpin oleh Kepala Korsis SPN Polda Maluku AKBP Hendra Y.P. Haurissa, S.H., mewakili Ka SPN Polda Maluku.
Sebanyak 125 personel dari berbagai satuan wilayah di jajaran Polda Maluku mengikuti pelatihan intensif yang difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis kepolisian, penegakan hukum, intelijen, keselamatan lalu lintas, hingga penguatan kapasitas digital humas Polri.
Adapun rincian peserta pelatihan meliputi:
Bintara Penyidikan Tindak Pidana Umum sebanyak 50 personel;
Bintara Penyelidikan Intelijen sebanyak 25 personel;
Bintara Penyidikan Kecelakaan Lalu Lintas sebanyak 25 personel; dan
Bintara Produk Kreatif Digital Humas Polri sebanyak 25 personel.
Dalam amanat Ka SPN Polda Maluku yang dibacakan AKBP Hendra Y.P. Haurissa, ditegaskan bahwa tantangan tugas kepolisian saat ini terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik.
“Polri saat ini tidak cukup hanya kuat di lapangan, tetapi juga harus unggul dalam teknologi, komunikasi publik, dan penegakan hukum modern. Karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama,” ujar AKBP Hendra saat membacakan amanat Ka SPN.
Ia menambahkan, transformasi menuju Polri Presisi harus didukung personel yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan keamanan di era digital.
“Tantangan keamanan berkembang sangat cepat. Personel Polri harus adaptif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital,” lanjutnya.
Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 4 hingga 9 Mei 2026, dengan pendampingan para tenaga pendidik, pembina fungsi, serta pejabat utama SPN Polda Maluku.
Materi pelatihan tidak hanya menitikberatkan pada penguatan kemampuan teknis dan prosedural, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas analisis, komunikasi publik, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Melalui pelatihan tersebut, SPN Polda Maluku berharap dapat melahirkan personel Polri yang tidak hanya tangguh dalam pelaksanaan tugas di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan intelektual, profesionalisme, serta kesiapan menghadapi dinamika keamanan modern di wilayah Maluku maupun secara nasional.














Komentar