MM.COM, AMBON, – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Ambon resmi memulai babak baru. Di bawah nakhoda Ketua Umum yang baru, “Fenly Masawoy, S.STP., M.Si.,” IPSI Kota Ambon langsung tancap gas menargetkan prestasi gemilang, termasuk ambisi besar menyapu bersih medali pada Pekan Olahraga Maluku (POPMAL) yang dijadwalkan berlangsung 18–26 Januari 2027.
Prosesi pelantikan dan pembukaan Rapat Kerja Pengurus IPSI Kota Ambon masa bakti 2026–2030 ini berlangsung khidmat di Ruang Vlisigen Pemda kota Ambon, Sabtu (11/7/2026).
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengprov IPSI Maluku, Dr. Jalaluddin Salampessy, S.Pi., SH., M.Si., berdasarkan SK Nomor 01-1-2026.
Komitmen 4 Tahun ke Depan: Maju, Profesional, dan Berprestasi.
Dalam sambutan perdananya, Ketua Umum IPSI Kota Ambon “Fenly Masawoy” menegaskan visi besarnya untuk membawa organisasi ini bergerak dinamis mengikuti perkembangan zaman. Fenly menekankan tiga pilar utama yang akan menjadi fondasi kepengurusannya: Maju, Profesional, dan Berprestasi.
“Maju artinya kita tidak boleh jalan di tempat. Kita harus berinovasi, memperluas pembinaan hingga ke sekolah-sekolah dan kampus. Profesional berarti organisasi dikelola secara terbuka, akuntabel, dan mengedepankan kepentingan bersama di atas perguruan masing-masing. Sedangkan berprestasi adalah muara dari seluruh program kerja kita,” tegas Fenly.
Fenly juga mengingatkan pentingnya falsafah hidup “Orang Basudara” sebagai pengikat keberagaman perguruan silat di Ambon. Ia pun mendorong adanya transformasi berupa digitalisasi organisasi hingga digitalisasi sistem penilaian dalam kejuaraan guna meminimalisir kesalahan teknis.
Target Emas POPMAL 2027 dan Kejurkot 2026.
Apresiasi tinggi datang dari jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ambon. Mewakili Ketua KONI, Sekretaris Umum “Paulus Yoris” mengingatkan bahwa IPSI Kota Ambon memikul tanggung jawab moral yang besar untuk mempertahankan status juara umum yang diraih pada POPMAL 2024 lalu dengan torehan 8 medali emas.
“Agenda penting sudah menanti. Ada POPMAL pada Januari 2027, di mana pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga unggulan. Sebelum itu, akan ada PORKOT atau Kejurkot pada Oktober atau November 2026 ini. Kami berharap prestasi sebelumnya tidak hanya dipertahankan, bila perlu seluruh nomor kita gondol semua,” ujar Paulus optimis.
Prestasi silat Ambon memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Pada PON Beladiri 2025 di Solo setahun lalu, atlet IPSI Kota Ambon yang mewakili Maluku sukses menyumbang dua medali perunggu—sebuah pencapaian bersejarah yang memecahkan kebuntuan prestasi silat di daerah ini.
Senada dengan itu, Ketua Pengprov IPSI Maluku, Dr. Jalaluddin Salampesi, berpesan agar pengurus yang baru dilantik tidak menyusun program yang muluk-muluk, melainkan fokus pada penguatan pelatihan yang konkret, kontinu, dan memanfaatkan teknologi informasi (IT) untuk transparansi penilaian.
Dukungan Penuh Pemkot Ambon: Benteng Generasi Muda dari Dampak Negatif.
Acara dilanjutkan dengan pembukaan Rapat Kerja (Raker) yang ditandai dengan pemukulan gong secara resmi oleh Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Kota Ambon, “Drs. N. Edwin J. Pattikawa” yang hadir mewakili Wali Kota Ambon.
Dalam membacakan sambutan tertulis Wali Kota, Edwin menyampaikan bahwa Pemkot Ambon memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga prestasi, melainkan warisan budaya yang mampu membentuk watak ksatria.
“Melalui pencak silat, kita berharap tumbuh pemimpin bangsa yang tangguh dan berkarakter, sekaligus membentengi anak-anak muda kita di Kota Ambon dari ancaman narkoba serta pergaulan bebas,” ungkap Edwin
Dengan komposisi pengurus baru yang diisi oleh kombinasi birokrat, akademisi, dan praktisi silat senior, maka IPSI Kota Ambon siap mengukir kejayaan baru di kancah nasional hingga internasional.(LD).













Komentar