MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, SMP Negeri 17 Ambon terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu sekolah negeri unggulan di Kota Ambon. Dalam tahun ajaran baru ini skolah SMPN 17 Ambon hanya mendapatkan 5 rombel untuk calon peserta didik yang berjumlah 158 siswa.
Jadi total keseluruhan rombel yang dimiliki SMPN 17 Ambon sebanyak 22 dari kls VII-IX.
Hal ini disampaikan langsung oleh kepsek SMPN 17 Ambon, Hermina E Nasarany S.Pd, dalam wawancara bersama manggurebe maju.com, Selasa 15 juli 2025 pada ruang kerjanya.
Menurut beliau mengawali tahun ajaran baru tentu saja lewat masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dirancang berjalan selama lima hari.
MPLS tidak hanya bertujuan memperkenalkan sarana dan prasarana sekolah, tetapi juga menjadi fondasi pembentukan karakter siswa yang selaras dengan visi dan misi sekolah.
Dalam kegiatan ini, siswa juga akan dikenalkan dengan tata tertib, struktur OSIS, serta pembiasaan terhadap waktu belajar yang teratur dan produktif. Diharapkan, selepas MPLS, karakter dan semangat belajar siswa akan terbentuk lebih baik dan kuat.
Dari sisi tenaga pendidik dan kependidikan, SMP Negeri 17 Ambon saat ini memiliki 43 guru, dibantu oleh 3 pegawai tata usaha, 1 satpam, dan 1 petugas kebersihan. Salah satu capaian penting adalah dari 3 guru honor 1 diantaranya lolos seleksi ASN PPPK tahap 2 yang saat ini masih dalam proses pemberkasan, dan masih menandakan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah.
Prestasi siswa juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah ini. Tahun 2023 menjadi tonggak keberhasilan luar biasa ketika dua regu pramuka penggalang (putra dan putri) berhasil menjuarai lomba tingkat 1 hingga tingkat 4 di Kota Ambon. Puncaknya, mereka mewakili Provinsi Maluku dalam Lomba Tingkat 5 di Jakarta.

Regu putra meraih juara 1 nasional, sementara regu putri meraih juara 2.
Tak hanya itu, cabang olahraga lain seperti panahan dan renang juga mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional juara 1 untuk panahan putra dan juara 1 untuk renang putri.
Melihat pencapaian tersebut, semangat untuk menjadi lebih baik terus menyala. Tahun ini, SMP Negeri 17 Ambon bertekad meningkatkan mutu pendidikan, baik akademik maupun non-akademik. Sekolah ingin membuktikan bahwa mereka tidak kalah bersaing dengan sekolah lain di Kota Ambon.
Dari sisi kurikulum, saat ini SMP Negeri 17 Ambon telah menerapkan Kurikulum Merdeka (kurikulum Nasional )untuk kelas 7 dan 8, sementara kelas 9 yang baru lulus sebelumnya masih menggunakan Kurikulum 2013. Sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pembelajaran, para guru juga akan mengikuti workshop Penyusunan Modul Ajar Dengan Pendekatan Deep Learning yang direncanakan berlangsung pada hari Sabtu mendatang.
Dengan semangat kebersamaan, komitmen pada mutu pendidikan, dan visi untuk terus berprestasi, SMP Negeri 17 Ambon siap menatap masa depan yang lebih baik. Harapan besar tertanam agar sekolah ini terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Ambon. (LD)














Komentar