MM.COM, TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (2/11/2026).
Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) Kodaeral IX Kolonel Laut (H) Harjanto, S.H., M.H., mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., pada Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura dalam rangka Wisuda Sarjana, Profesi, dan Magister Periode Oktober 2026, Senin (2/11/2026).
Prosesi wisuda yang berlangsung di Auditorium Universitas Pattimura, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Maluku, tersebut diikuti 1.713 lulusan dari berbagai fakultas, program pascasarjana, serta Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya. Kegiatan ini turut dihadiri sekitar 2.500 undangan yang terdiri atas wisudawan, orang tua, dan keluarga.
Hadir pula Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia H. Muhammad Jusuf Kalla, Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Ir. Sadali Ie, Ketua DPRD Maluku Benhur George Watubun, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Watimena, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, pimpinan perguruan tinggi, serta sivitas akademika.
Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., menyampaikan komitmen universitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui penguatan Indikator Kinerja Utama, penerapan Outcome-Based Education, pengembangan riset dan teknologi, serta transformasi menuju World Class University.
Upaya tersebut didukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, publikasi ilmiah, dan perluasan kerja sama internasional.
Rektor juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi integritas, serta mengamalkan ilmu pengetahuan secara bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Gubernur Maluku dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan, riset, data, dan inovasi untuk menghadapi perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, perubahan iklim, serta tantangan ketahanan pangan dan energi.
Menurutnya, Universitas Pattimura memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu mengoptimalkan potensi daerah kepulauan, khususnya di sektor perikanan, pertanian, ekonomi biru, energi terbarukan, pariwisata, dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar adaptif terhadap perubahan zaman, menjaga integritas dan karakter, serta menjunjung nilai-nilai Pela Gandong dan semangat orang basudara sebagai kekuatan sosial masyarakat Maluku.
Momentum wisuda tersebut semakin bermakna dengan orasi ilmiah yang disampaikan H. Muhammad Jusuf Kalla.
Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan intelektual, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat yang menuntut kemandirian, kerja keras, inovasi, dan kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan.
Jusuf Kalla juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi, penelitian, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai modal utama menghadapi persaingan global.
Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kemampuan manusia dalam mengelola dan mengembangkan potensi tersebut secara optimal dan berkelanjutan.
Secara khusus, ia mendorong masyarakat Maluku untuk mengoptimalkan potensi pertanian, rempah-rempah, perikanan, kelautan, dan energi, termasuk pengembangan Blok Masela. Para lulusan juga diharapkan tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan, melahirkan inovasi, dan menjadi bagian dari penggerak pembangunan daerah.
Kehadiran Kodaeral IX dalam forum akademik tersebut menjadi wujud komitmen TNI AL untuk mempererat hubungan kelembagaan dengan perguruan tinggi sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas di Provinsi Maluku. (@Dispen Kodaeral IX).













Komentar