MM.COM, DOBO — Ketua Pengurus Daerah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PD GPII) Kabupaten Kepulauan Aru, Wahidin Roiminag, SE, menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Kapolres Kepulauan Aru atas langkah dalam menangani serta menyelesaikan pertikaian antarwarga di Kota Dobo.
Wahidin menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Aru untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang beredar di tengah masyarakat.
Menurutnya, provokasi dan informasi yang tidak jelas sumbernya berpotensi memperkeruh keadaan serta merusak persatuan dan hubungan persaudaraan antarsesama masyarakat Aru.
“Jangan sampai persoalan yang terjadi justru memecah persaudaraan orang basudara di Kepulauan Aru. Mari kita sama-sama menahan diri, tidak mudah terprovokasi dan mengedepankan kedamaian,” ujar Wahidin.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama dengan Kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga Kota Dobo dan Kepulauan Aru tetap menjadi daerah yang aman, harmonis dan damai.
Wahidin menekankan, apabila terdapat persoalan yang berkaitan dengan hukum, masyarakat hendaknya mempercayakan penanganannya kepada pihak Kepolisian sesuai mekanisme hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kita tidak boleh menyelesaikan persoalan dengan cara berkelahi atau mengambil tindakan sendiri. Mari kita percayakan persoalan hukum kepada Kepolisian untuk ditangani secara profesional berdasarkan aturan dan Undang-Undang yang berlaku,” tegasnya.
Wahidin berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengutamakan persaudaraan, dialog dan kedamaian dalam menghadapi setiap persoalan.
“Kepulauan Aru adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan isu dan provokasi memecah belah orang basudara. Mari kita jaga Aru tetap aman, damai dan harmonis,” pungkasnya. (*











Komentar