MM.COM, *Evaluasi mingguan menjadi instrumen penguatan koordinasi, pengawasan, dan percepatan pelaksanaan program agar kehadiran Polri semakin dirasakan masyarakat.*
*POLDA MALUKI* — Polda Maluku memperkuat evaluasi dan pengendalian pelaksanaan program *Polisi Bersama Masyarakat* (PBM) melalui rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) mingguan yang melibatkan jajaran terkait. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan program berjalan terarah, terkoordinasi, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
Rapat Anev mingguan tersebut diikuti Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.Si., melalui Zoom Meeting dari Posko Polisi Bersama Masyarakat Lantai IV Polda Maluku, Selasa (27/10/2026), pukul 10.00 WIT hingga 12.00 WIT.
Kegiatan ini turut dihadiri Karoops Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, perwakilan pejabat utama yang menjadi penanggung jawab program Quick Wins, Kaposko, kepala tim Anev, sekretaris, Paminurmintu I Biroops Polda Maluku, serta para operator Posko PBM.
Rapat tersebut menjadi forum koordinasi untuk memantau perkembangan pelaksanaan program, mengevaluasi tindak lanjut kegiatan, serta memperkuat keselarasan langkah antara satuan kerja di tingkat Polda dan jajaran kewilayahan.
Dalam pelaksanaan program kepolisian, evaluasi berkala memiliki peran penting untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai tujuan dan kebutuhan masyarakat. Melalui Anev mingguan, perkembangan program dapat dipantau secara lebih sistematis, sementara kendala pelaksanaan dapat menjadi bahan koordinasi untuk menentukan langkah perbaikan.
Pendekatan ini juga penting untuk memastikan program *Polisi Bersama Masyarakat* tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan maupun pelaporan administratif. Program harus diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan, penguatan komunikasi dengan masyarakat, dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Keterlibatan unsur operasional, penanggung jawab program, dan operator posko menjadi bagian dari mekanisme koordinasi agar informasi pelaksanaan kegiatan dapat dihimpun dan ditindaklanjuti secara terarah.
Dengan evaluasi yang konsisten, setiap satuan kerja diharapkan mampu menjaga kesinambungan program, meningkatkan kualitas pelaksanaan, serta memastikan tindak lanjut berjalan sesuai tanggung jawab masing-masing.
Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.Si., mengikuti rapat tersebut sebagai bagian dari pengawasan dan koordinasi pelaksanaan program di lingkungan Polda Maluku.
Sinergi antara Polda, satuan kerja penanggung jawab program, dan jajaran kewilayahan menjadi unsur penting dalam memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan selaras. Koordinasi tersebut juga diperlukan agar pelaksanaan program dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah masing-masing.
Melalui mekanisme Anev, perkembangan pelaksanaan program dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat efektivitas kegiatan dan meningkatkan akuntabilitas pelaksanaannya.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa program *Polisi Bersama Masyarakat* perlu dijalankan dengan semangat kolaborasi dan orientasi pada kebutuhan publik.
“Evaluasi secara berkala penting untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui koordinasi dan pengawasan yang berkelanjutan, pelaksanaan program diharapkan semakin terarah, sementara setiap kendala dapat menjadi bahan perbaikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program kepolisian tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari kualitas pelayanan, efektivitas tindak lanjut, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui kerja nyata, komunikasi yang terbuka, dan kolaborasi dalam menjaga kamtibmas. Polri tidak dapat bekerja sendiri; dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Polda Maluku terus mendorong agar pelaksanaan program Quick Wins dan *Polisi Bersama Masyarakat* berjalan secara terkoordinasi, terukur, dan berkelanjutan. Evaluasi mingguan menjadi salah satu instrumen untuk menjaga konsistensi pelaksanaan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki.
Ke depan, orientasi program diarahkan pada penguatan kehadiran Polri yang responsif, pelayanan yang semakin baik, dan kemitraan yang erat dengan masyarakat. Dengan demikian, program kepolisian diharapkan tidak hanya terlihat melalui aktivitas organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi keamanan dan kenyamanan warga.
Rapat Anev mingguan *Polisi Bersama Masyarakat* berakhir pada pukul 12.00 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan terkendali.
*Polisi Bersama Masyarakat: memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan rasa aman bagi seluruh warga.*
*BIDHUMAS POLDA MALUKU*














Komentar