MM.COM, POLDA MALUKU – Semangat kebersamaan, persatuan, dan toleransi yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Maluku kembali bergema dalam ajang Lomba Vocal Group yang diselenggarakan Polda Maluku dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Bertempat di Rupattama Lantai 5 Polda Maluku, Senin (22/6/2026), lomba yang mengusung tema “Harmoni dalam Kebersamaan, Berkarya untuk Bhayangkara, Mengabdi untuk Masyarakat” berlangsung meriah dengan menghadirkan sembilan kelompok vocal group dari berbagai jemaat gereja di Kota Ambon dan sekitarnya.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Irwasda Polda Maluku serta Direktur Intelkam Polda Maluku Kombes Pol. I GEDE ARSANA, S.H., S.I.K selaku Ketua Seksi Lomba Vocal Group. Hadir pula para Pejabat Utama Polda Maluku, dewan juri, dan seluruh peserta lomba.
Ajang ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya menampilkan kemampuan seni vokal para peserta, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persaudaraan yang selama ini menjadi identitas masyarakat Maluku.
Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa lomba tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam merawat harmoni sosial dan memperkuat semangat hidup orang basudara yang menjadi kekuatan utama Maluku.
Sebanyak sembilan kelompok vocal group tampil membawakan lagu wajib “Api Injil” serta lagu pilihan “Hasa-Hasa Pante” atau “Hura-Hura Cincin” di hadapan dewan juri yang terdiri dari Bartje Istia, Thomas Dominggus Huwae, M.Sn., dan Setyabhdhi R. Situmorang.
Setelah melalui proses penilaian yang objektif dan profesional, dewan juri menetapkan para pemenang sebagai berikut:
Juara I
Vocal Group Menara Kasih
(Piala, Piagam Penghargaan dan Bonus Pembinaan Rp7.000.000)
Juara II
Vocal Group Agave Eden
(Piala, Piagam Penghargaan dan Bonus Pembinaan Rp5.500.000)
Juara III
Vocal Group Maranatha N.L
(Piala, Piagam Penghargaan dan Bonus Pembinaan Rp4.500.000)
Penyerahan hadiah kepada para pemenang dijadwalkan akan dilakukan pada Acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang akan digelar pada 1 Juli 2026.
Direktur Intelkam Polda Maluku selaku Ketua Seksi Lomba Vocal Group menyampaikan bahwa lomba ini merupakan sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan budaya yang inklusif.
“Lomba Vocal Group ini bukan semata-mata tentang kompetisi dan prestasi, tetapi menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat persaudaraan. Melalui seni dan musik, kami ingin menghadirkan pesan bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa yang harus terus dijaga bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa masyarakat memiliki komitmen kuat untuk terus merawat nilai-nilai toleransi dan kerukunan yang selama ini menjadi karakter khas Maluku.
“Polda Maluku ingin memastikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dirasakan oleh internal Polri, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dengan masyarakat. Kehadiran para peserta dan dukungan seluruh pihak menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan tetap hidup dan terus tumbuh di Maluku,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan kultural.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri terus memperkuat kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun persatuan dan harmoni sosial. Lomba Vocal Group ini menunjukkan bahwa Polri dan masyarakat dapat berjalan bersama dalam merawat nilai-nilai kebangsaan,” kata Rositah.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan lomba tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial yang menjadi modal penting pembangunan daerah maupun nasional.
“Pesan yang ingin kami bangun adalah bahwa persatuan, toleransi, dan semangat kebersamaan harus terus dirawat. Ketika masyarakat dan Polri bersatu dalam harmoni, maka keamanan dan pembangunan dapat berjalan beriringan demi kemajuan bangsa,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu berakhir pada pukul 13.00 WIT dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Momentum tersebut menjadi bukti bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wahana memperkuat persatuan, mempererat hubungan Polri dan masyarakat, serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di Bumi Raja-Raja.














Komentar