oleh

Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Jaga Predikat Kota Musik, Walikota Ambon Buka Bimtek Evaluasi Rapor Pendidikan

MM.COM, AMBON — Wali Kota Ambon “Bodewin Wattimena” secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Evaluasi dan Peningkatan Rapor Pendidikan untuk jenjang SD dan SMP se-Kota Ambon, Kamis (24/9/2026), bertempat di Lantai 5 Manise Hotel, Ambon.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pendidikan jenjang dasar merupakan fondasi utama dalam pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan bangsa. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan tidak boleh berlandaskan asumsi semata, melainkan harus berbasis data yang akurat.

“Pendidikan adalah investasi masa kini dan masa depan. Jika ingin mewujudkan pendidikan berkualitas, kita tidak bisa lagi mendasarkan diri pada asumsi atau rekaan semata. Rapor Pendidikan hadir bukan sekadar angka atau tampilan visual hasil penilaian, melainkan alat diagnosa untuk melihat, mendalami, dan menyelesaikan akar masalah di setiap satuan pendidikan,” tegas Bodewin Wattimena.

Wali Kota juga mengapresiasi pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan Kota Ambon dalam empat tahun terakhir yang menunjukkan tren peningkatan signifikan—berada pada predikat Tuntas Pratama. Meski demikian, para kepala sekolah diimbau untuk tidak cepat berpuas diri dan terus membenahi indikator yang masih berwarna merah maupun kuning.

“Kepada para Kepala Satuan Pendidikan, mari kita bedah Rapor Pendidikan masing-masing. Cari akar masalahnya dan selesaikan lewat program yang tepat. Bagi sekolah yang sudah mencapai indikator hijau, pertahankan dan tingkatkan. Jangan sampai justru turun kembali ke merah,” tambahnya.

Integrasi Kurikulum Musik dan Penguatan Karakter.

Selain menyoroti Rapor Pendidikan, Wali Kota menekankan pentingnya penguatan karakter peserta didik melalui potensi lokal. Menyesuaikan dengan ‘branding’ Ambon sebagai Kota Kreatif Berbasis Musik dunia versi UNESCO, Pemkot Ambon mendorong penerapan kurikulum musik yang terintegrasi dalam mata pelajaran Seni Budaya di seluruh sekolah SD dan SMP.

“Branding Ambon Kota Musik adalah tanggung jawab kita bersama. Musik bukan sekadar hiburan, tetapi sarana efektif untuk membina karakter, melatih kesabaran, kedisiplinan, dan ketelitian peserta didik. Harmoni alat musik tradisional, modern, hingga bernuansa religius harus menjadi bagian dari identitas pendidikan di kota ini,” jelasnya.

Melalui Bimtek ini, Bodewin berharap seluruh jajaran dinas pendidikan, pimpinan satuan pendidikan, serta pemangku kepentingan dapat bersinergi melahirkan kebijakan yang berdampak nyata, sekaligus menjadikan para tenaga pendidik sebagai pelaku sejarah perubahan kualitas pendidikan di Kota Ambon.(LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *