MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 27 Agustus 2025 — Tiga keuskupan besar di wilayah timur Indonesia, yakni Keuskupan Makassar, Keuskupan Manado, dan Keuskupan Amboina, menggelar Lokakarya Pendidikan Katolik Regio Makassar, Amboina, dan Manado tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Marina Hotel, Kota Ambon ini resmi dibuka pada Rabu malam (27/8) dan akan berlangsung hingga Jumat.
Lokakarya ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan secara bergilir antar-keuskupan. Tahun ini, Keuskupan Amboina menjadi tuan rumah, dan kegiatan dihadiri oleh para penggiat pendidikan Katolik dari ketiga wilayah tersebut.
Dalam wawancara usai pembukaan, Uskup Diosis Amboina, Mgr. Seno Ngutra, menyampaikan bahwa kehadiran para peserta dalam lokakarya ini menunjukkan komitmen kuat Gereja Katolik terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam pembinaan dan pendidikan anak-anak.
“Pertemuan ini adalah bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap apa yang telah kami lakukan, yang nantinya akan menjadi dasar untuk meningkatkan mutu pendidikan di masa mendatang,” ujar Mgr. Seno.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran ketiga keuskupan dalam membahas pendidikan mencerminkan keseriusan Gereja Katolik untuk terus berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, hal ini juga sejalan dengan tanggung jawab moral Gereja serta upaya untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan dan regulasi pemerintah di bidang pendidikan.
Terkait harapannya ke depan, Mgr. Seno menyampaikan keyakinannya bahwa dunia pendidikan akan terus berkembang, terutama bila para guru dibekali dan dipersiapkan dengan baik.
“Semoga apa yang mereka peroleh dalam pertemuan tiga hari ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di tempat masing-masing, dan terlebih lagi memberikan manfaat nyata bagi anak-anak didik,” harapnya.
Dikutip dalam sambutan Wali Kota Ambon dalam membuka acara lokakarya ini, beliau menyampaikan apresiasinya terhadap peran sekolah-sekolah Katolik yang telah terbukti memberikan kontribusi besar terhadap dunia pendidikan sejak lama.
“Saya sendiri memilih menyekolahkan anak-anak saya di sekolah Katolik karena kualitasnya yang sudah teruji. Banyak pejabat kita hari ini juga adalah lulusan dari sekolah-sekolah Katolik,” ungkapnya.
Dengan berlangsungnya lokakarya ini, diharapkan sinergi antara Gereja Katolik dan pemerintah dalam bidang pendidikan dapat semakin kuat, demi mencetak generasi muda yang cerdas, bermoral, dan berdaya saing. (LD)












Komentar