MM.COM, AMBON, — Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program penanganan “stunting” serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Yapono terus melakukan perluasan jaringan air bersih di sejumlah titik strategis Kota Ambon.
Direktur Perumda Tirta Yapono, “Ir. Pieter Saimima, M.Si.,” menegaskan bahwa ketersediaan air bersih menjadi salah satu pilar utama dalam upaya penekanan angka ‘stunting’ yang tengah digencarkan Pemerintah Kota Ambon.
“Penanganan ‘stunting’ tidak bisa hanya sebatas intervensi bantuan sembako, tetapi juga kepastian akses air bersih. Jika kebutuhan air bersih tidak terpenuhi, potensi ‘stunting’ akan terus meningkat,” ujar Pieter usai penyerahan bantuan sosial rangkaian HUT ke-46 Perumda Tirta Yapono di halaman Balai Kota Ambon, Kamis (20/8/2026).
Bantuan Sembako PKK dan Target Wilayah Jaringan Air.
Dalam perayaan ulang tahun ke-46 yang sekaligus dirangkaikan dengan penyambutan HUT Kota Ambon, Perumda Tirta Yapono menyalurkan bantuan sembako kepada Tim Penggerak PKK Kota Ambon. Bantuan ini dipastikan tepat sasaran untuk menyasar keluarga dan anak-anak yang terdampak ‘stunting’.
Selain penyaluran bantuan pangan, Pieter membeberkan sejumlah rencana aksi nyata Perumda Tirta Yapono dalam waktu dekat:
– Lorong Batako (Kudamati Atas): Peresmian jaringan air bersih baru dijadwalkan berlangsung pada pekan depan setelah koordinasi bersama Penjabat Wali Kota Ambon.
– Benteng Karang: Target peresmian dan pengoperasian jaringan air bersih direncanakan pada September 2026.
– Halong Atas (RT 036 / RW 012): Penyelesaian krisis air bersih bagi 26 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini bergantung pada pasokan tangki berbiaya mahal, ditargetkan rampung pada September 2026.
“Di Halong Atas, warga sama sekali belum memiliki akses air bersih. Pemerintah Kota Ambon melalui Perumda Tirta Yapono hadir langsung untuk menjawab keluhan dan kebutuhan dasar warga tersebut,” pungkasnya.(LD)













Komentar