MM.COM, AMBON — Acara penutupan LASQI Nusantara Fest 2026 tingkat Kota Ambon yang berlangsung di Gedung Islamic Center pada Minggu malam (30/8) berlangsung khidmat dan meriah.
WaliKota Ambon, “Bodewin Wattimena”, secara resmi menutup ajang festival seni budaya Islami tersebut yang ditandai dengan pemukulan rebana bersama jajaran forkopimda dan pengurus LASQI.
Mengusung tema “Melalui Seni dan Budaya Islami Merajut Silaturahmi Membangun Ambon yang Madani”, festival ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sarana memperkuat fondasi moral, toleransi, dan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda Islam di Kota Ambon.
Dalam sambutannya, “Bodewin Wattimena” menekankan pentingnya peran seni budaya dalam menjaga nilai kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
“Malam ini menjadi momentum berharga dan bersejarah. Kita tidak hanya menutup LASQI Nusantara Fest, tetapi juga melakukan sesuatu yang sangat bernilai bagi masa depan kota ini,” ujar Bodewin.
“Kota ini terus kita upayakan untuk dibangun semakin maju tanpa melupakan peningkatan kualitas hidup manusianya. Kegiatan positif seperti ini sangat tepat untuk membina karakter dan mental generasi muda.”
Penguatan Pembinaan Hingga Tingkat Kecamatan.
Bodewin juga mendukung penuh masukan terkait perluasan jangkauan seleksi peserta di masa mendatang. Pemerintah Kota (Pemko) Ambon berkomitmen untuk memfasilitasi penjaringan bakat anak muda mulai dari tingkat kecamatan agar potensi seni Islami terjangkau secara merata sebelum melangkah ke tingkat provinsi hingga nasional.
Ia turut memberikan apresiasi kepada dewan juri yang bekerja secara profesional dan independen, serta para peserta yang telah menampilkan performa terbaik dalam suasana penuh sukacita dan sportivitas.
Songsong HUT Kota Ambon ke-451.
Momen penutupan festival ini sekaligus dirangkaikan dengan panjatan doa dan selawat menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon ke-451 yang jatuh pada bulan September.
– Visi Kota: Menjelang puncak peringatan ulang tahun kota, Bodewin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan sub-tema “Ambon Bersih, Manusia Indonesia Maju”.
– Semangat Kebersihan: Kebersihan yang dimaksud mencakup kebersihan lingkungan, kebersihan sampah, hingga kebersihan hati dalam menjalin toleransi antarumat beragama di atas semangat ‘hidup orang basudara’.
Acara puncak ini resmi berakhir lewat pemukulan rebana secara simbolis oleh Wali Kota Ambon. Aksi tersebut disaksikan dan didampingi langsung oleh Ketua DPP LASQI Maluku, Ketua DPD LASQI Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, jajaran Forkopimda, dan jajaran pejabat terkait.(LD).













Komentar