MANGGUREBEMAJU.COM, Sibolga — Kepolisian Resor Sibolga kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor dengan menyalurkan bantuan sekaligus memberikan pendampingan trauma healing di Posko Pengungsian Masjid Nurul Huda, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Rabu (10/12).
Kegiatan kemanusiaan yang dimulai pukul 11.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. Didampingi Wakapolres Kompol Arifin B. Tampubolon, S.H., serta para pejabat utama Polres Sibolga, jajaran kepolisian turun langsung untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Bantuan diberikan kepada seluruh pengungsi yang terdampak banjir dan longsor, berupa berbagai kebutuhan pokok yang diperlukan selama masa darurat. Selain itu, personel Polres Sibolga turut membuka sesi trauma healing yang menyasar anak-anak hingga orang dewasa, dengan kegiatan seperti konseling ringan, aktivitas bermain, dan pendampingan emosional.
Kapolres Sibolga menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya menyentuh kebutuhan fisik, tetapi juga kesehatan mental para pengungsi.
“Kami ingin masyarakat merasa didampingi. Trauma healing penting untuk membantu mereka, terutama anak-anak, agar kembali merasa aman dan tenang setelah melalui peristiwa yang mengganggu,” ujarnya.
Program pendampingan psikologis ini diharapkan mampu meminimalkan dampak trauma serta meningkatkan rasa percaya diri dan keamanan bagi para korban bencana. Kehadiran Polri dalam situasi darurat, menurut Kapolres, merupakan bagian dari komitmen untuk selalu berada di sisi masyarakat saat membutuhkan.
Kegiatan berlangsung kondusif dan mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu oleh dukungan moral dan material yang diberikan jajaran Polres Sibolga. (*














Komentar