MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 7 Juli 2025 – Langkah cepat dan penuh keberanian kembali ditunjukkan oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Dalam upaya menjawab persoalan hunian yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah Maluku, Gubernur Lewerissa bergerak langsung ke pusat kekuasaan. Tak tanggung-tanggung, beliau menjemput peluang Rp130 triliun dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang digelontorkan pemerintah pusat untuk tahun 2025.
Pada Jumat, 4 Juli 2025, Gubernur Lewerissa terbang ke Jakarta untuk menemui langsung Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, serta Kepala BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho. Misinya jelas dan tegas: memastikan Maluku mendapat porsi signifikan dari kue besar nasional ini.
“Kami datang untuk memastikan Maluku tidak hanya jadi penonton. Dana KUR Perumahan ini harus bisa diakses oleh rakyat kami — mereka yang selama ini belum memiliki rumah layak huni,” tegas Lewerissa penuh semangat.
Ketua Yayasan Watahima: “Inilah Pemimpin yang Kita Butuhkan!”
Langkah nyata Gubernur ini langsung menuai pujian dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Ketua Yayasan Watahima, yang menyebut gerak cepat Gubernur sebagai bukti kepemimpinan visioner yang peduli pada nasib rakyat.
“Kami sangat mengapresiasi Gubernur Hendrik Lewerissa. Beliau tidak kenal lelah berjuang di garis depan, demi memastikan rakyat Maluku bisa merasakan keadilan pembangunan, termasuk dalam hal perumahan,” ujar Ketua Yayasan Watahima.
Upaya Gubernur Lewerissa ini menunjukkan bahwa program rumah layak huni bukan sekadar wacana politik. Dengan langsung turun tangan dan menjemput bola ke tingkat kementerian, ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan Maluku lebih maju dan setara dalam pembangunan nasional.
Langkah ini menjadi sorotan publik dan media nasional, menjadikan nama Hendrik Lewerissa sebagai salah satu kepala daerah paling progresif saat ini. (*








Komentar