MM.COM, Ambon, 12 Maret 2026 — Pemerintah Provinsi Maluku secara resmi melepas program mudik gratis bagi masyarakat pada rute Ambon–Namlea di Pelabuhan Slamet Riyadi, Ambon, Kamis (12/3). Pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh “Hendrik Lewerissa” sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik menjelang hari raya.
Program mudik gratis ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Maluku dan perusahaan pelayaran PT Dharma Indah.
General Manager PT Dharma Indah, “Treslona”, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, khususnya Gubernur Maluku, yang terus memantau perkembangan program tersebut hingga kuota tiket gratis dapat ditambah pada tahun 2026.
“Kita sangat bersyukur karena pemerintah daerah sangat mendukung program tiket gratis ini. Andil besar datang dari Bapak Gubernur yang selalu memonitor pimpinan kami untuk menanyakan perkembangan penambahan tiket gratis hingga akhirnya di-approve untuk tahun 2026,” ujarnya kepada awak media usai acara pelepasan.
Treslona menjelaskan, untuk rute Ambon–Namlea disediakan kuota sebanyak 500 penumpang. Selain itu, terdapat juga kuota tambahan untuk beberapa rute lain dengan jumlah yang sama.
“Untuk malam ini, Ambon–Namlea kuotanya 500 penumpang. Ada juga rute lainnya dengan kuota yang sama,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa program tersebut sepenuhnya gratis bagi masyarakat tanpa dipungut biaya apa pun. Harga tiket tidak mengalami perubahan, namun seluruh biaya perjalanan ditanggung oleh program pemerintah.
“Tidak ada pembayaran sama sekali. Tiketnya gratis, masyarakat tidak dipungut biaya,” tegasnya.
Untuk mendapatkan tiket, masyarakat cukup datang langsung ke kantor PT Dharma Indah dengan membawa KTP. Bagi yang belum memiliki KTP, dapat menggunakan Kartu Keluarga sebagai syarat pendaftaran.
Program mudik gratis ini dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Maret 2026 dengan beberapa jadwal keberangkatan tambahan pada tanggal 13 dan 14 Maret untuk rute lain di wilayah Maluku.
Terkait kesiapan armada, Treslona memastikan seluruh kapal yang akan melayani program mudik gratis telah melalui proses pemeriksaan ketat. Setiap kapal wajib menjalani tahapan pengecekan teknis serta “ram check” dari pihak berwenang sebelum dioperasikan.
“Untuk armada yang kita siapkan dalam pelayanan Lebaran ini semuanya sudah melalui proses pemeriksaan dan ram check dari pusat. Jadi tidak serta-merta langsung dioperasikan tanpa tahapan pengecekan,” katanya.
Dengan adanya program mudik gratis ini, diharapkan masyarakat Maluku dapat melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman dengan lebih mudah, aman, dan nyaman menjelang perayaan hari raya.(LD)














Komentar