oleh

Kota Ambon Bersiap diri Jadi Tuan Rumah FASI 2027, BKPRMI Perkuat Pembinaan Pemuda di Ramadhan Leadership Camp

MM.COM, Ambon, 12 Maret 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Maluku bersama Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (MPW ICMI) Maluku menggelar kegiatan “Ramadhan Leadership Camp 1447 H/2026 M” di Lantai 4 Grand Avira Hotel Ambon, Kamis (12/3).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan pembinaan generasi muda dalam rangka program Ramadhan Masjid yang melibatkan pemuda negeri, desa, kelurahan serta organisasi Rohani Islam (Rohis) dari tingkat SMK, MA, dan MTs se-Pulau Ambon.

Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Maluku, “Ahmad Ilham Sipahutar”, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan generasi muda sekaligus memberikan edukasi tentang penggunaan media sosial secara positif di tengah maraknya penyebaran hoaks dan informasi provokatif.

“Sekarang ini sedikit-sedikit informasi di grup langsung dibuat flayer tanpa dikaji terlebih dahulu. Berbeda dengan dulu saat kita menjadi aktivis, setiap informasi dikaji dulu benar atau tidak. Budaya seperti ini tidak baik,” ujar Ilham kepada awak media usai kegiatan.

Ia menegaskan, melalui kegiatan ini BKPRMI ingin mendorong generasi muda agar lebih bijak memanfaatkan ruang digital serta mampu memilah informasi yang benar dan yang bersifat propaganda atau mengandung unsur SARA.

“Adik-adik kita harus mampu menyaring mana yang benar, mana yang hoaks. Media sosial harus dimanfaatkan untuk konten yang positif, bukan untuk menyerang atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” jelasnya.

Selain fokus pada pembinaan generasi muda, BKPRMI Maluku juga mulai mempersiapkan diri menyambut “Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) ke-13 tingkat nasional” yang akan digelar di Kota Ambon pada tahun 2027.

Ilham menjelaskan bahwa keputusan Ambon sebagai tuan rumah telah ditetapkan dalam rapat pimpinan nasional BKPRMI. Saat ini berbagai langkah persiapan telah mulai dilakukan, termasuk “pra-launching” logo FASI yang dilaksanakan di DPRD beberapa waktu lalu.

“Agustus 2025 kemarin kita sudah melakukan “pre-launching”. Selanjutnya kita melakukan sosialisasi dan pembinaan di tingkat TPA-TPA agar nanti saat lomba kita sudah memiliki kandidat peserta dari Maluku,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai tuan rumah, Maluku menargetkan dapat meraih prestasi di tingkat nasional. Oleh karena itu pembinaan sejak dini menjadi langkah penting agar daerah tidak hanya menjadi penyelenggara tetapi juga mampu bersaing dalam kompetisi.

Festival Anak Soleh Indonesia sendiri menggabungkan dua bidang lomba utama, yakni tilawah Al-Qur’an serta seni Islami seperti kasidah, dengan kategori peserta mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

BKPRMI Maluku juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama. Sejumlah lembaga bahkan telah memberikan surat dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut.

“Alhamdulillah, beberapa lembaga sudah memberikan rekomendasi dukungan. Kehadiran Bapak Gubernur hari ini juga menambah kepercayaan diri kami bahwa Insya Allah Ambon siap menjadi tuan rumah FASI tingkat nasional pada tahun 2027,” kata Ilham.

Melalui rangkaian kegiatan pembinaan dan persiapan tersebut, BKPRMI berharap generasi muda Maluku tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa pesan-pesan positif bagi masyarakat, khususnya di era digital saat ini.(LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed