MM.COM, AMBON — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa secara resmi menutup kegiatan “Ramadan Leadership Camp” 1447 H/2026 M yang digelar oleh MPW ICMI bersama DPW BKPRMI Provinsi Maluku di Lantai 4 Grand Avira Ambon, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang diikuti pelajar, mahasiswa, serta pemuda remaja masjid dari berbagai wilayah di Pulau Ambon ini menjadi ruang pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda Islam. Dalam sambutannya, Gubernur Maluku memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai penting dalam membentuk calon pemimpin masa depan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya memberikan apresiasi kepada MPW ICMI dan BKPRMI Maluku atas terlaksananya Ramadan Leadership Camp ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengembangkan bakat dan minat generasi muda sekaligus meningkatkan kemampuan kepemimpinan mereka,” ujar Hendrik Lewerissa.
Menurutnya, pembinaan kepemimpinan tidak dapat terbentuk secara instan, melainkan melalui proses pembelajaran dan pengalaman yang terus menerus.
“Pemimpin sejati tidak dilahirkan dalam semalam, tetapi ditempa oleh pengalaman dan komitmen untuk terus belajar. Leadership camp ini hanyalah titik awal untuk menanamkan nilai kejujuran, disiplin, amanah, dan tanggung jawab,” katanya.
Gubernur juga berharap para peserta mampu menerapkan nilai-nilai tersebut di sekolah, organisasi maupun lingkungan masyarakat sehingga dapat menjadi generasi muda yang produktif dan berintegritas.
Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin pembinaan kader pemuda masjid setiap bulan Ramadan.
Ia mengatakan, ‘Ramadan Leadership Camp’ tahun ini mengusung tema “Transformasi Peran HMI dan BKPRMI untuk Peradaban Indonesia: Harmoni Kepemimpinan Pemuda, Cendekiawan, dan Pemerintah Maluku Menuju Indonesia Emas 2045.”
“Kegiatan ini bertujuan membentuk pemimpin muda yang amanah, profesional dan berintegritas serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha Akbar di Masjid Jami Ambon, dilanjutkan dengan napak tilas kebangsaan ke Benteng Victoria sebagai bagian dari refleksi sejarah perjuangan bangsa.
Selain itu, kegiatan juga menghadirkan berbagai narasumber dari unsur pemerintah, TNI–Polri, Kementerian Agama, serta tokoh lintas agama untuk membahas isu kepemimpinan, moderasi beragama, hingga literasi media sosial bagi generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, BKPRMI Maluku juga menyampaikan harapan dukungan pemerintah daerah agar Kota Ambon dapat menjadi tuan rumah “Festival Anak Sholeh (FASI) ke-13 tingkat nasional pada tahun 2027”.
Kegiatan Ramadan Leadership Camp berlangsung selama dua hari dan diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman serta semangat kebangsaan. (LD)








Komentar