oleh

“Jaga Damai di Tanah Raja-Raja”: Ketua PHBI Maluku Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Polemik Sopi

MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 27 Juli 2025 — Di tengah hangatnya polemik seputar pernyataan Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, mengenai dampak negatif minuman keras tradisional sopi, suara bijak kembali muncul dari tokoh-tokoh agama dan masyarakat. Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Maluku, M. Taufik Saimima, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketenangan, tidak tersulut emosi, dan mengedepankan nilai-nilai persaudaraan dalam menyikapi perbedaan pendapat.

“Maluku ini tanah para raja, tanah yang diberkati dengan keberagaman dan kedamaian. Jangan biarkan perbedaan pandangan menjauhkan kita dari jati diri sebagai masyarakat yang santun, berbudaya, dan religius,” ujar Saimima dengan tegas namun menyejukkan.

Ia menilai bahwa ucapan tokoh publik perlu dilihat dalam konteks utuh dan tidak dipelintir menjadi alat provokasi. Menurutnya, kearifan lokal dan nilai keagamaan di Maluku selalu mengajarkan dialog, bukan debat kusir; tabayun, bukan prasangka.

“Mari kita hadapi polemik ini dengan hati yang tenang. Kalau ada yang tidak kita pahami, mari bertanya, bukan mencaci. Kalau ada yang terasa salah, mari luruskan dengan hikmah, bukan dengan amarah,” tambahnya.

Saimima mengingatkan bahwa literasi sosial dan budaya damai harus menjadi kekuatan masyarakat Maluku dalam menghadapi tantangan zaman. Ia juga menegaskan bahwa pemimpin yang berani berbicara jujur tentang persoalan sosial, seperti dampak sopi, justru menunjukkan tanggung jawab moral yang tinggi.

Di berbagai daerah, tokoh masyarakat dan pemuda juga mulai menyuarakan nada yang sama: meredam konflik, membangun kembali kepercayaan, dan memperkuat persatuan. Mereka berharap agar masyarakat tidak mudah termakan oleh framing politik atau kepentingan sesaat yang hanya ingin memecah belah kebersamaan.

“Maluku bukan tanah untuk menebar kebencian. Ini rumah bersama. Mari jaga dengan hati yang tulus dan kepala yang dingin,” pungkas Saimima. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed