oleh

Dugaan Proyek Revitalisasi SMP Negeri 18 SBT di Kec. Wakate, Desa Sumelang Mangkrak, Baru Capai 30 Persen

MM.COM, Ketua Gerakan Pemuda Pemberantas Korupsi (GPPK-Provinsi maluku Thoriq Kapailu
Proyek revitalisasi SMP Negeri 18 Seram Bagian Timur yang berlokasi di Kecamatan Wakate, Desa Sumelang, hingga kini belum juga rampung. Padahal, proyek tersebut diketahui menelan anggaran hampir Rp2 miliar yang bersumber dari APBN.

Berdasarkan informasi di lapangan, progres pembangunan gedung sekolah tersebut baru mencapai sekitar 30 persen. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat setempat, terutama para orang tua siswa yang berharap fasilitas pendidikan segera dapat digunakan secara layak.

Ketua Gerakan pemuda pemberantas korupsi (GPPK-Provinsi maluku) menyebutkan bahwa proyek revitalisasi yang seharusnya meningkatkan kualitas sarana pendidikan justru terkesan terbengkalai. Bangunan yang belum selesai terlihat tidak terurus, dan aktivitas pekerjaan di lokasi proyek juga sudah tidak terlihat dalam beberapa waktu terakhir.

Mengacu pada laporan yang beredar, proyek ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur pendidikan tahun 2025 dengan nilai anggaran hampir Rp2 miliar. Namun hingga awal 2026, pembangunan belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Selain itu, muncul dugaan adanya permasalahan dalam pengelolaan anggaran proyek. Informasi yang berkembang menyebutkan adanya indikasi aliran dana yang tidak sesuai dengan struktur resmi pelaksanaan proyek, meskipun hal ini masih perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Gerakan pemuda pemberantas korupsi provinsi maluku mendedak kejaksaan tinggu maluku segera turun tangan untuk melakukan audit, evaluasi dan memastikan kelanjutan pembangunan. Mereka menilai keterlambatan ini dapat berdampak pada proses belajar-mengajar siswa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun dinas terkait mengenai penyebab utama terhambatnya proyek revitalisasi tersebut. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *