MANGGUREBEMAJU.COM, Pentingnya CSR dengan memperhatikan aspek finansial, sosial dan lingkungan dapat berkontribusi menciptakan keseimbangan antara kondisi sosial, ekonomi, dan masyarakat pada letak Bandara Internasional Patimura beroperasi.
Bandara Pattimura adalah bandara internasional yang kita ketahui bersama bahwa hampir setiap hari, siang dan malam aktivitas penerbangan pesawat dan juga tamu secara nasional maupun internasional yang sering mengunjungi Maluku.
Bandara Internasional ini mestinya daerah setempat seperti desa laha, tawiri itu harus mendapatkan perhatian khusus baik dari pihak perusahaan maupun pemerintah, tetapi adanya bandara internasional ini dari awal hingga sekarang, daerah setempat terlihat seperti desa yang tidak mendapatkan hasil atau manfaat apa-apa dari adanya Bandara Internasional Patimura ini.
Sabtu 25 Januari 2025 kepada media ini. Sekertaris Desa Laha, Fahmi Mewar mengatakan bahwa, Masyarakat Laha hanya mendengar CSR namun sampai saat ini dampak positif dari CSR itu tidak ada keterbukaan dari pihak bandara, pemerintah dengan masyarakat.
Masyarakat juga sering bertanya tanya CSR 4 persen ini di kemanakan, untuk apa dan bagaimana??
Lanjutnya, dari tahun ke tahun tidak ada generasi laha yang mendapatkan beasiswa untuk ikut sekolah penerbangan, dari tahun ke tahun tidak ada sentuhan CSR itu ke masyarakat baik pendidikan, ekonomi maupun lain-lainnya.
“Pernah saya mengambil langkah bersama dengan masyarakat untuk melakukan demonstran namun dari pihak bandara melakukan konsilidasi untuk memberhentikan gerakan kami, padahal kami ingin mempertanyakan fungsi dan kegunaan CSR tersebut, ada apa dengan semua ini?,”ungkapnya.
Harapan kami, DPRD maupun Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku memanggil pihak bandara untuk Hearing pendapat di Kantor DPRD agar mereka transparansi CSR tersebut. karena hal ini kami menduga bahwa ada kongkalikong antara pihak bandara dengan DPRD dan pemerintah sehingga CSR 4 persen tidak di nikmati oleh masyarakat laha dan sekitarnya.
Kami berharap penuh kepada DPRD Kota Ambon, DPRD Provinsi Maluku dan Gubernur Maluku dan Wakil Gubernur Maluku Hendrik Lewarissa dan H. Abdulah Vanath serius betul menanggapi permasalahan CSR Bandara Internasional Patimura ini dan juga kami berharap adanya perhatian serius tak lain dari setiap tahun generasi Desa Laha dan sekitarnya harus mendapatkan beasiswa Sekolah Penerbangan,”tutupnya. (MSK)








Komentar