MM.COM, POLDA MALUKU — Komitmen memperkuat disiplin dan integritas anggota terus dijalankan Polda Maluku melalui pengawasan internal secara berkelanjutan. Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Maluku menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Polres Buru, Namlea, Kabupaten Buru, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Kabidpropam Polda Maluku Kombes Pol. Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., M.H. tersebut memfokuskan pemeriksaan terhadap potensi keterlibatan personel dalam judi online dan penyalahgunaan narkoba, di samping pemeriksaan aspek disiplin dan kelengkapan administrasi lainnya.
Pengawasan dilakukan terhadap personel Polri dan ASN Polri di lingkungan Polres Buru sebagai langkah pencegahan untuk memastikan setiap anggota tetap menjunjung tinggi disiplin, integritas, profesionalisme dan kepatuhan terhadap aturan.
Dalam kegiatan tersebut, Bidpropam Polda Maluku memeriksa telepon genggam personel untuk mendeteksi kemungkinan keterlibatan dalam aktivitas judi online. Sebanyak 296 personel menjalani pemeriksaan dan hasilnya nihil temuan keterlibatan judi online.
Selain itu, sebanyak 126 personel Polres Buru menjalani pemeriksaan urine. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan nihil temuan penyalahgunaan narkoba.
Kabidpropam Polda Maluku Kombes Pol. Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan, kegiatan Gaktibplin merupakan langkah nyata pengawasan internal untuk mencegah pelanggaran sekaligus membangun kesadaran kolektif seluruh personel akan pentingnya disiplin dan integritas.
Menurutnya, pemeriksaan terhadap judi online dan narkoba menjadi perhatian serius karena kedua persoalan tersebut dapat berdampak langsung terhadap perilaku, profesionalisme dan kehormatan seorang anggota Polri.
“Gaktibplin ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan anggota. Ini adalah bagian dari upaya pencegahan dan pembinaan agar seluruh personel tetap berada pada koridor disiplin, kode etik dan ketentuan yang berlaku. Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi anggota untuk terlibat dalam perilaku yang dapat merusak dirinya sendiri maupun mencederai nama baik institusi,” tegas Kombes Jarot.
Ia menekankan bahwa setiap anggota Polri harus mampu menjaga diri dari berbagai bentuk pelanggaran, termasuk judi online dan penyalahgunaan narkoba.
“Judi online dan narkoba adalah dua hal yang tidak boleh mendapat tempat dalam kehidupan anggota Polri. Personel harus menjadi contoh dan teladan. Karena itu, pengawasan akan terus dilakukan dan setiap anggota dituntut memiliki kesadaran serta tanggung jawab untuk menjaga integritasnya,” ujarnya.
Kombes Jarot juga memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Buru agar tidak menganggap pemeriksaan sebagai kegiatan sesaat, melainkan sebagai pengingat untuk terus membangun budaya tertib dan disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.
“Disiplin harus dimulai dari hal-hal sederhana. Mulai dari kelengkapan administrasi, kerapian, kepatuhan terhadap aturan hingga menjaga perilaku. Ketika disiplin sudah menjadi budaya, maka profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin kuat,” katanya.
Dalam pemeriksaan Gaktibplin, Bidpropam Polda Maluku juga menemukan sejumlah pelanggaran disiplin administratif dan sikap tampang.
Belasan personel ditemukan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) C yang telah habis masa berlakunya. Selain itu, terdapat sejumlah personel lainnya yang tidak memenuhi ketentuan sikap tampang terkait penampilan perorangan
Sedangkan pada pemeriksaan kelengkapan pakaian dinas dan surat data diri, tidak ditemukan pelanggaran.
Terhadap personel yang ditemukan melakukan pelanggaran, diberikan arahan, teguran dan tindakan disiplin sebagai langkah pembinaan agar tidak mengulangi pelanggaran serta meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Selain pemeriksaan disiplin personel, Bidpropam Polda Maluku juga melakukan pemeriksaan terhadap pengawasan, pengamanan dan penyimpanan senjata api serta amunisi organik di Polres Buru. Hasil pemeriksaan memastikan senjata api dan amunisi berada dalam penyimpanan serta pengawasan sesuai mekanisme yang berlaku.
Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan penguatan pengawasan internal merupakan bagian penting dari komitmen Polri untuk terus membangun institusi yang profesional, berintegritas dan semakin dipercaya masyarakat.
Menurutnya, hasil nihil dalam pemeriksaan judi online terhadap 296 personel dan nihil penyalahgunaan narkoba dari pemeriksaan urine terhadap 126 personel merupakan hasil positif yang patut dipertahankan, namun tidak boleh menjadi alasan untuk mengendurkan pengawasan.
“Hasil pemeriksaan ini menjadi gambaran positif bahwa personel yang diperiksa tidak ditemukan terlibat judi online maupun penyalahgunaan narkoba. Namun, pengawasan tidak akan berhenti sampai di sini. Pencegahan harus dilakukan secara terus-menerus karena menjaga integritas institusi merupakan tanggung jawab bersama,” kata Kombes Rositah.
Ia menegaskan, Polda Maluku berkomitmen melakukan pengawasan secara konsisten terhadap seluruh personel untuk memastikan tidak ada toleransi terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merusak kepercayaan publik.
“Polri harus terus berbenah dari dalam. Ketika masyarakat menuntut pelayanan yang profesional dan berintegritas, maka standar tersebut harus terlebih dahulu diterapkan dalam kehidupan internal. Setiap anggota harus mampu mengendalikan diri, patuh terhadap aturan dan menjauhi segala bentuk pelanggaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kabidhumas menekankan bahwa kegiatan Gaktibplin merupakan salah satu instrumen untuk membangun budaya organisasi yang sehat melalui langkah pencegahan, pembinaan dan penegakan aturan secara berkelanjutan.
Kami ingin setiap personel memahami bahwa pengawasan internal bukan sesuatu yang harus ditakuti apabila tugas dan kehidupan dijalankan sesuai aturan. Justru pengawasan adalah mekanisme untuk menjaga organisasi, menjaga personel dan pada akhirnya menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri,” pungkasnya.
Kegiatan Gaktibplin dan pemeriksaan senjata api serta amunisi di Polres Buru berlangsung aman dan lancar.
Melalui pengawasan internal yang terus diperkuat, Polda Maluku menegaskan bahwa pencegahan terhadap judi online, narkoba dan berbagai bentuk pelanggaran harus dimulai dari internal, karena Polri yang profesional dan dipercaya masyarakat dibangun oleh personel yang disiplin, berintegritas dan mampu menjadi teladan.













Komentar