MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon – Ketua Dewan Pembina Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Maluku, “M. Azis Tunny”, mendorong pengurus HIPMI Maluku masa bakti 2025–2028 agar mampu memainkan peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta.
Hal itu disampaikan “Azis Tunny” usai pelantikan pengurus HIPMI Maluku yang berlangsung di ballroom lantai 5 Hotel Santika Premiere, Kota Ambon, Rabu (13/11/2025).
“Saya berharap di bawah kepemimpinan Ketua Umum Reza, HIPMI Maluku dapat menjalankan program-program yang bersinergi dengan pemerintah daerah maupun para pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi,” ujar Azis.
Ia menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomi Maluku pada kuartal II tahun 2025 masih berada di kisaran 4 persen. Menurutnya, angka tersebut perlu terus didorong agar dapat meningkat.
“Kalau kita hanya berharap pada fiskal dan APBD, itu sangat tidak cukup untuk membiayai pembangunan di daerah. Karena itu, sektor swasta termasuk UMKM, perkebunan, pertambangan, dan sektor produktif lainnya harus digerakkan,” tegasnya.
Azis juga menyinggung kesenjangan pertumbuhan ekonomi antara Maluku dan Maluku Utara. Ia menyebut, pada kuartal II tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara mencapai sekitar 30 persen, jauh melampaui Maluku.
“Maluku Utara itu provinsi pemekaran dari Maluku pada tahun 2000, tapi kini pertumbuhannya jauh lebih pesat. Salah satu kuncinya, sektor swasta dan hilirisasi industrinya tumbuh. Padahal potensi Maluku juga tidak kalah besar, tinggal bagaimana kita memaksimalkannya,” kata Azis.
Ia menegaskan, anak-anak muda Maluku yang memiliki minat di bidang kewirausahaan harus berani mengambil peran dalam menggerakkan ekonomi daerah. “HIPMI harus menjadi motor penggerak agar potensi ekonomi Maluku memberi efek berganda bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(LD)














Komentar