MM.COM, Ambon, 9 Maret 2026 — Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon memastikan kesiapan armada serta pola operasi penyeberangan guna mengantisipasi lonjakan penumpang di sejumlah lintasan di wilayah Maluku.
General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, “Syamsuddin Tanassy” yang didampingi oleh Dept Head Bisnis dan Pelayanan ASDP Cabang Ambon, “Ali Tamher” mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan untuk memastikan kelancaran pelayanan selama periode mudik.
“Kami sudah menyiapkan armada sesuai kapasitas dan akan mengatur pola operasi agar pelayanan tetap berjalan aman dan tertib saat arus mudik,” ujar Syamsuddin saat diwawancarai awak media di Ambon.
Selain kesiapan armada, ASDP juga tengah membahas kemungkinan pelaksanaan “program mudik gratis” yang direncanakan melalui kolaborasi dengan “Angkasa Pura”. Namun demikian, Syamsuddin menegaskan program tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum dapat diumumkan secara resmi kepada publik.
“Untuk mudik gratis sebenarnya ada wacana dan masukan, namun saya belum bisa mengeluarkan pernyataan resmi karena masih menunggu pembahasan final antara kami dengan Angkasa Pura dan instansi terkait,” jelasnya.
Ia menyebutkan, rencana program tersebut diperkirakan berlangsung pada pertengahan bulan Maret dengan beberapa lintasan yang dipertimbangkan, termasuk rute “Hunimua–Waipirit”. Meski demikian, seluruh detail pelaksanaan masih menunggu keputusan final.
Terkait kapasitas, Syamsuddin menjelaskan bahwa jumlah penumpang akan disesuaikan dengan kapasitas kapal demi menjaga keselamatan pelayaran.
“Kalau misalnya kapasitasnya sekitar 800 orang, tentu tidak semuanya langsung naik sekaligus. Kami akan membagi sesuai kapasitas kapal agar tetap sesuai standar keselamatan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa mekanisme pendaftaran penumpang nantinya akan dilakukan terlebih dahulu sebelum keberangkatan. Dengan demikian, masyarakat tidak dapat langsung membeli tiket di lokasi tanpa melalui proses pendaftaran.
“Nanti masyarakat harus mendaftar terlebih dahulu. Jadi tidak ada pembelian tiket langsung di tempat. Sistemnya akan diatur secara keseluruhan oleh Angkasa Pura bersama ASDP,” ujarnya.
Meski belum mengumumkan secara resmi program mudik gratis tersebut, ASDP memastikan koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk mematangkan rencana pelayanan selama periode mudik Lebaran.
“Kami masih menunggu keputusan akhir dari hasil rapat final. Setelah semuanya sudah final, baru kami bisa menyampaikan secara resmi kepada masyarakat,” kata Syamsuddin.
ASDP Ambon berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat memberikan pelayanan penyeberangan yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran tahun ini.(LD)











Komentar