oleh

70 Casis Tamtama Polri di Maluku Jalani Rikkes Tahap I, 56 Lolos Tahap Berikut

MM.COM, POLDA MALUKU – Polda Maluku melalui Panitia Daerah (Panda) menggelar Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I bagi 70 Calon Siswa (Casis) Tamtama Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Faisal Heluth, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku, Senin (27/4/2026).

Rikkes Tahap I ini dipimpin Kabid Dokkes Polda Maluku Kombes Pol. dr. M. Faisal Zulkarnaen, M.H, Sp.F.,NSELAKU Ketua Bidang Rikkes, didampingi unsur Biro SDM, serta diawasi internal oleh Itwasda dan Bid Propam untuk memastikan proses seleksi berjalan sesuai ketentuan.

Kabid Dokkes Polda Maluku menegaskan, proses seleksi mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Salah satu bentuk transparansi ditunjukkan dengan penyampaian hasil pemeriksaan secara langsung kepada peserta pada hari yang sama.

“Peserta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat langsung diberikan penjelasan medis secara rinci. Ini bagian dari akuntabilitas kami dalam proses rekrutmen Polri yang bersih dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Jemi Junaidi, selaku Ketua Panitia Daerah menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga integritas seluruh tahapan seleksi.

“Panitia daerah berkomitmen melaksanakan proses rekrutmen secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak ada ruang untuk praktik kecurangan. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan hasil yang diperoleh secara objektif,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para peserta untuk tetap percaya diri dan tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan.

“Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Ikuti seluruh tahapan dengan baik karena hasil yang dicapai murni dari usaha dan kesiapan masing-masing peserta,” tambahnya.

Adapun materi pemeriksaan meliputi kondisi fisik umum, anatomi tubuh, kesehatan mata, gigi, THT, hingga tekanan darah.

Berdasarkan hasil Rikkes Tahap I, dari total 70 peserta, sebanyak 56 orang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya. Sementara 14 peserta lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Panitia juga memberikan arahan medis kepada peserta yang TMS sebagai bahan evaluasi untuk mengikuti seleksi di masa mendatang.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar di bawah pengawasan ketat guna mencegah potensi kecurangan dalam proses seleksi. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed