MANGGUREBEMAJU.COM, AMBON — Pemerintah Provinsi Maluku secara resmi melepas “Kontingen Duta Qasidah” Provinsi Maluku untuk mengikuti “Pemilihan Duta Qasidah Nusantara Tingkat Nasional 2025” yang akan berlangsung di Bogor pada 4–8 Desember 2025. Acara pelepasan digelar di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Senin (1/12/2025), dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, mewakili Gubernur Maluku.
Ketua Umum LASQI Provinsi Maluku, “Haja Rohani Vanath”, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kontingen Maluku berjumlah “lebih dari 100 orang”, terdiri dari “76 peserta lomba” dan lebih dari 30 official serta pelatih. Para peserta berasal dari Kabupaten Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Timur, serta Kota Ambon. Mereka mengikuti seluruh mata lomba yang dipertandingkan di tingkat nasional, mulai dari (Bintang Vokalis Anak, Remaja, Dewasa, Pop Religi, Rebana Klasik, hingga Kolaborasi).
Rohani menegaskan bahwa para peserta telah menjalani pelatihan intensif di Kota Ambon, termasuk di Asrama Haji, dengan dukungan pelatih profesional Ibu Selly—yang dikenal sebagai finalis Golden Memory dan menjadi pemenang utama —dan Bapak Roni Lopis, musisi Maluku yang telah berkiprah hingga luar negeri.
“Kami optimis Maluku pulang membawa juara. Anak-anak memiliki bakat kuat, tinggal diasah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga martabat dan nama baik daerah. Ia juga mendorong adanya inovasi agar musik qasidah semakin diminati generasi muda. Vanath meminta pelatih untuk tetap mendampingi kontingen selama di Bogor guna mengevaluasi karakter dan kualitas musik dari provinsi lain sehingga Maluku dapat tampil semakin kuat pada tahun-tahun berikutnya.
“Anak-anak yang membawa nama daerah harus dihargai. Jika kalian mampu berprestasi di tingkat nasional, artinya Maluku diakui,” tegasnya.
Wagub juga menyoroti perlunya pembinaan berkelanjutan melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah dan Dinas Pendidikan, agar regenerasi seniman qasidah dapat berlangsung secara sistematis.
Di akhir acara, Wagub secara resmi melepas kontingen dengan doa dan harapan agar mereka dapat mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya melepas Kontingen Duta Qasidah Provinsi Maluku. Semoga Allah meridhoi perjuangan kalian,” tutupnya.
Kontingen dijadwalkan berangkat pada 2 Desember, beristirahat 3 Desember, dan mulai bertanding pada 4 Desember 2025. Semangat optimisme mengiringi keberangkatan mereka untuk mengukir prestasi bagi Maluku. (LD)






Komentar