oleh

Tabur Bunga Hari Bhayangkara Ke-80, Wakapolda Maluku: Semangat Pahlawan Harus Hidup dalam Pengabdian Polri kepada Masyarakat

MM.COM, POLDA MALUKU – Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa semangat perjuangan, pengorbanan, dan pengabdian para pahlawan bangsa harus terus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas anggota Polri melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wakapolda Maluku saat memimpin Upacara Tabur Bunga dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80 yang digelar di Dermaga Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku, Ambon, Rabu (24/6/2026).

Menurut Wakapolda, kegiatan tabur bunga bukan sekadar agenda seremonial tahunan menjelang Hari Bhayangkara, melainkan momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara.

“Tabur bunga ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai pengabdian, loyalitas, dan pengorbanan yang telah ditunjukkan para pahlawan bangsa. Nilai-nilai tersebut harus menjadi landasan setiap anggota Polri dalam melaksanakan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujar Wakapolda.

Ia menegaskan bahwa memasuki usia ke-80 tahun, Polri menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring perkembangan dinamika sosial, ekonomi, teknologi, dan keamanan. Karena itu, seluruh personel Polri dituntut terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan publik guna menjaga serta memperkuat kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, penghormatan terbaik kepada para pahlawan bukan hanya dilakukan melalui upacara dan seremoni, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mampu menghadirkan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.

“Semangat para pahlawan harus hidup dalam setiap bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat. Keberhasilan tugas kepolisian tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, humanis, dan berkeadilan,” tegasnya.

Wakapolda menambahkan bahwa Hari Bhayangkara Ke-80 harus menjadi momentum bagi seluruh anggota Polri untuk melakukan introspeksi sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menilai kepercayaan publik merupakan modal utama institusi Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, setiap personel harus mampu menunjukkan sikap profesional, terbuka, serta hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Hari Bhayangkara bukan hanya milik Polri, tetapi juga milik seluruh masyarakat Indonesia. Karena itu, setiap anggota Polri harus memastikan kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang tulus, profesional, dan berintegritas,” katanya.

Lebih lanjut, Wakapolda mengajak seluruh personel Polda Maluku untuk terus memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan serta merawat persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Maluku.

Menurutnya, semangat persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pahlawan merupakan modal penting dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Sebelumnya, Upacara Tabur Bunga yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Maluku dan dihadiri para Pejabat Utama Polda Maluku serta personel peserta upacara.

Kegiatan yang semula dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 WIT sempat mengalami penundaan akibat hujan deras yang mengguyur Kota Ambon. Setelah kondisi cuaca membaik, upacara dilaksanakan pada pukul 09.45 WIT dan berlangsung dengan tertib, aman, serta penuh khidmat.

Prosesi tabur bunga di perairan Teluk Ambon menjadi simbol penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara. Suasana gerimis yang menyelimuti lokasi kegiatan justru menambah nuansa reflektif dalam mengenang perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa.

Melalui momentum Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan melalui pengabdian yang profesional, modern, humanis, dan berintegritas guna menghadirkan keamanan, ketertiban, serta pelayanan terbaik bagi masyarakat. (*

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *