MM.COM, AMBON, 11 Juni 2026 – Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon ke-451 sekaligus memeriahkan demam Piala Dunia 2026, Pemerintah Kota Ambon menggelar kegiatan “Amboina Colour Fun Walk 2026” di Lapangan Merdeka Ambon, Kamis (11/6).
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Walikota Ambon, Wakil Walikota, Ketua TP-PKK, Penjabat Sekretaris Kota, Ketua DPRD Kota Ambon, unsur Forkopimda, Perwakilan OJK Provinsi Maluku, Bank Indonesia, BPS, serta Kepala Kantor Kementerian Agama.
Uniknya, ribuan peserta tampil kreatif mengenakan atribut dan jersey dari berbagai negara peserta Piala Dunia 2026.
Rangkaian acara diawali secara khidmat dengan doa bersama oleh rohaniawan, dilanjutkan dengan senam sehat, dan pelepasan jalan santai serta pembagian lotre berhadiah (doorprize) yang melintasi rute Jalan Pattimura, AY Patty, sebelum akhirnya kembali ke Lapangan Merdeka.
Laporan Ketua Panitia “Christian Tukloy,” (Kepala Dinas Pariwisata Ambon) Tingkatkan Solidaritas Warga.
Ketua Panitia HUT ke-451 dalam laporan resminya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya salah satu agenda utama kota yang penuh sukacita ini.
Christian menegaskan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Ambon Bersih dan Sehat”. Ia menjabarkan tujuan utama dari penyelenggaraan “Amboina Colour Fun Walk 2026” ini, yaitu sebagai momentum penting untuk meningkatkan solidaritas serta membangun rasa kebersamaan yang kuat di antara seluruh lapisan masyarakat Kota Ambon.
Sebagai wujud kepedulian nyata pemerintah terhadap penguatan ekonomi domestik, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pengembangan usaha secara simbolis kepada 5 orang perwakilan dari total “243 pelaku UMKM” yang tersebar di wilayah Kota Ambon.
Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Walikota Ambon dengan didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Wakil Walikota, serta Kepala Dinas Pariwisata selaku Ketua Panitia.
Sambutan Tegas Walikota Ambon, Saat membuka acara secara resmi, Walikota Ambon “Bodewin Wattimena” menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga yang tetap tinggi meski sempat diguyur hujan.
Dalam arahannya, Walikota menguraikan secara tegas dua dampak utama yang ingin dicapai melalui kegiatan ini, Dampak Sosial: Walikota meminta agar keberagaman jersi negara Piala Dunia yang dipakai menjadi simbol kebersamaan, bukan pemicu perpecahan.
“Argentina, Brazil, Perancis, Inggris, Jerman, Belanda boleh ada, tapi yang penting kita semua adalah “orang basudara” di Kota Ambon. Kita berjalan dalam semangat warna-warni “Ambon par samua” tegas Bodewin.
Dampak Ekonomi: Kehadiran sekitar 3.000 hingga 5.000 peserta yang membeli kaos timnas sepak bola diperkirakan memicu perputaran uang “lebih dari Rp1 Miliar”.
Hal ini memberikan dampak ekonomi instan bagi para pedagang kecil di Ambon Plaza (Amplaz) dan sekitarnya.
Walikota “Bodewin Wattimena” memberikan instruksi tegas terkait tiga isu strategis yang harus dikawal bersama,
1. Menjaga Ketertiban dan Keamanan:
Mengajak seluruh ASN dan warga kota untuk aktif menjaga situasi kondusif dan merawat perbedaan sebagai kekuatan.
2. Menyukseskan Sensus Ekonomi 2026:
Mengimbau warga memberikan data yang jujur dan benar kepada petugas Badan Pusat Statistik (BPS) yang akan mulai turun ke rumah-rumah pada tanggal 15 Juni mendatang.
3. Waspada Keuangan Ilegal dan Judi Online, Menggandeng imbauan OJK, Walikota meminta masyarakat menjauhi judi online, pinjol ilegal, dan investasi bodong dengan memegang prinsip “2L (Legal dan Logis)”.
Korban penipuan diminta segera melapor ke “Indonesia Anti Scam Center” (iasc.ojk.go.id) atau memeriksa legalitas lembaga lewat (sipasti.ojk.go.id).
Meskipun dengan kondisi lapangan yang mulai berlumpur akibat hujan, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan penuh sukacita. (LD)














Komentar