MANGGUREBEMAJU.COM, Seleksi Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2025 – 2026 telah digelar 17 Juni 2025 serentak se Kota Ambon.
Kepala SMPN 14 Ambon Ramly, S.Pd yang dtemui media ini diruang kerjanya. Selasa 17 Juni katakan, untuk sekolahnya mengatakan bahwa, yang pertama untuk sistem penerimaan murid baru untuk SMP 14 di tahun ajaran 2025-2026 itu berjalan dengan lancar aman dan tertib, kemudian untuk jumlah peserta yang mendaftar di sekolah kami itu sebanyak 549 siswa yang dalam penyaringannya nanti kita akan terima itu sebanyak 10 rombel di mana setiap rombel punya jumlah siswa sebanyak 32, dan dari 549 yang akan kita terima itu sebanyak 320 siswa,
Kemudian jumlah ruangan yang kita punya ini pada saat tes tadi itu, ada 17 ruangan yang kita pakai dan pengawas juga sebanyak 17 orang, kita punya tim yakni panitia yang akan membantu sehingga anak saat kesulitan itu, tenaganya kami siapkan dalam membuka link sehingga proses pelaksanaannya berjalan dengan baik.
Harapan kedepan bahwa penerimaan siswa seperti ini terus kami tingkatkan mengingat animo masyarakat terutama untuk SMP 14 sangat tinggi, sementara jumlah rombel untuk menampung tidak memadai. oleh sebab itu kebersamaan kami selaku kepala-kepala sekolah bahwa untuk jumlah peserta kami harus terima pas tidak boleh lebih, karena sudah ada perintah langsung dari kementerian bilamana ada sekolah yang menerima siswa lebih dari daya tampung maka akan dikenakan sangsi.
Kemudian nanti yang tidak tembus disekolah kami maka akan dialihkan dibeberapa sekolah disekitar sini seperti SMP Asalam, SMP Al hijrah, SMP Al Watan, maupun SMP jaya negara dan SMP muhamadiyah yang ada disekitar sini.
Dan yang dipakai dalam test disini kami gunakan Google form untuk mempermudah, yang linknya diberikan langsung oleh dinas kepada kami.
Kendala yang kami temukan sekitar 4 atau 5 siswa antara lain tidak memiliki hp, terus kuotanya tidak ada, dan antisipasi sekolah dalam hal ini kebetulan kami punya laboratorium ada 5, disana kita tampung mereka dan kita pakai beberapa komputer disana dan juga ada pengawas disana untuk mengantisipasi sehingga anak anak ini bisa melakukan test dengan baik,”jelasnya.
Ditempat yang sama, dtambahkan juga oleh Ketua Panitia Bapak La Ali S. Pd bahwa, untuk menghindari hambatan-hambatan yang akan terjadi saat test tadi, kita sudah melakukan uji coba hari Senin, supaya kita bisa melihat bagaimana kita punya Google form ini bagaimana saat pelaksanaanya, jadi tadi itu hampir tidak ada hambatannya cuman 1 atau 2 siswa itu dikarenakan tidak punya kuota, jadi semuanya itu berjalan lancar.
Harapan kedepan. Sebelum saya purna bhakti tahun ini, semoga kedepannya pengaturannya harus lebih baik lagi supaya tidak ada lagi yang merasa dirugikan. (LD)








Komentar