MM.COM, POLDA MALUKU – Komitmen Polri dalam mewujudkan rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan berbasis merit kembali ditegaskan dalam Sidang Terbuka Kelulusan Tingkat Panitia Daerah (Panda) Seleksi Penerimaan Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Polda Maluku. Dari seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi, sebanyak 13 putra-putri terbaik Maluku dinyatakan lulus terpilih dan berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat pusat di Semarang.
Sidang terbuka yang dipimpin langsung Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., tersebut berlangsung di Aula Basudara Manise Polda Maluku, Jumat (26/6/2026), dengan disaksikan pengawas internal, pengawas eksternal, panitia seleksi, serta orang tua dan wali peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Maluku menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan mengedepankan prinsip merit system guna menghasilkan calon-calon perwira Polri yang unggul, berintegritas, dan siap menjawab tantangan tugas di masa depan.
“Polda Maluku berkomitmen memastikan seluruh proses seleksi berjalan berdasarkan prinsip merit system, objektif, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan, titipan maupun intervensi dalam proses rekrutmen. Yang dinyatakan lulus adalah peserta yang benar-benar memperoleh hasil terbaik berdasarkan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki,” tegas Brigjen Pol. Imam Thobroni.
Ia menambahkan, rekrutmen Akpol bukan sekadar proses penerimaan anggota, tetapi merupakan investasi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia Polri yang profesional dan berintegritas untuk masa depan.
“Para peserta yang dinyatakan lulus hari ini merupakan putra-putri terbaik Maluku yang akan membawa nama daerah pada seleksi tingkat pusat. Kami berharap mereka mampu menunjukkan kualitas, integritas, disiplin, dan semangat pengabdian sebagai calon pemimpin Polri masa depan,” ujarnya.
Sidang terbuka tersebut sekaligus menjadi bentuk transparansi rekrutmen Polri karena seluruh hasil seleksi diumumkan secara terbuka di hadapan peserta, orang tua, panitia, serta pengawas internal dan eksternal yang terlibat sejak awal proses seleksi.
Pengawasan eksternal melibatkan berbagai unsur independen, mulai dari akademisi, organisasi profesi, instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat hingga media massa. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari upaya Polri menjaga integritas dan akuntabilitas proses rekrutmen.
Pada agenda sidang, Karo SDM Polda Maluku memaparkan hasil integrasi nilai dan perangkingan akhir peserta secara terbuka. Dari total 14 peserta yang mengikuti tahapan akhir seleksi, terdiri atas 13 calon taruna dan 1 calon taruni, sebanyak 13 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) atau lulus terpilih, sedangkan 1 peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau lulus tidak terpilih berdasarkan hasil perangkingan nasional.
Para peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat di Semarang untuk bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia dalam memperebutkan kursi Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan keberhasilan penyelenggaraan seleksi yang transparan dan akuntabel merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi.
“Rekrutmen anggota Polri merupakan investasi sumber daya manusia jangka panjang. Karena itu seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kehadiran pengawas internal maupun eksternal menjadi bukti bahwa proses seleksi berjalan secara transparan sehingga masyarakat dapat melihat langsung bahwa yang terpilih adalah peserta terbaik berdasarkan prestasi dan kemampuan,” ujar Kombes Pol Rositah.
Menurutnya, pola rekrutmen yang bersih dan berbasis kompetensi menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi Polri Presisi yang mampu menjawab harapan masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Sidang Kelulusan Tingkat Panda Akpol TA 2026 di Polda Maluku berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui proses seleksi yang ketat dan transparan tersebut, Polda Maluku berharap para kandidat terbaik yang akan mewakili daerah di tingkat pusat mampu menunjukkan performa optimal dan menjadi bagian dari calon perwira Polri yang profesional, modern, dan terpercaya. (*











Komentar