oleh

Rajut Spirit “Satu Gandong”, Ratusan Keluarga Besar Wattimena Kumpul di Ambon Rawat Warisan Leluhur

MM.COM, AMBON – Semangat persaudaraan sejati terpancar kuat di Kota Ambon saat ratusan keturunan marga Wattimena dari berbagai generasi berkumpul dalam satu wadah. Lewat gelaran Halal Bihalal Keluarga Besar Wattimena Satu Moyang pada Minggu (10/5/2026) dilaksanakan pada Gedung Azhari kota ambon, momentum pasca-Ramadan ini disulap menjadi ajang strategis untuk memperkokoh ikatan tali silaturahmi lintas generasi.

Kegiatan yang menyedot antusiasme sekitar 350 peserta ini bukan sekadar ajang seremonial tahunan untuk bermaaf-maafan. Ketua Umum Keluarga Besar Wattimena Satu Moyang, “Purn. AKBP Jhon Wattimena, S.Sos.,” menegaskan bahwa pertemuan akbar ini adalah medium penting untuk merawat warisan identitas leluhur agar tidak tergerus zaman.

Menurutnya, jarak dan kesibukan tidak boleh menjadi penghalang bagi keluarga untuk kembali merangkul satu sama lain.

“Ini adalah cara kita memastikan bahwa generasi muda dan anak cucu kelak tidak buta akan akar mereka. Kita harus selalu ingat bahwa katong semua berasal dari satu gandong, satu moyang, yakni keluarga besar Wattimena,” tegas Jhon.

Kesuksesan perhelatan yang sarat makna ini tak lepas dari soliditas kepanitiaan. Ketua Panitia Pelaksana yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, “Patrick Moenandar”, mengungkapkan bahwa acara ini murni lahir dari semangat gotong royong dan kekeluargaan yang transparan.

Lebih lanjut, Patrick memaparkan bahwa rangkaian acara tidak hanya diisi dengan ramah tamah, tausiyah, dan doa bersama. Aksi nyata kepedulian sosial turut dihadirkan melalui penyerahan santunan kepada 20 anak yatim.

“Fokus utama kita adalah menyatukan hati. Ini momen berharga untuk saling memaafkan sekaligus menunjukkan wujud nyata solidaritas dari keluarga besar Wattimena,” ungkapnya.

Keharmonisan dan kekompakan yang ditunjukkan oleh keluarga besar ini pun menuai pujian dari Pemerintah Provinsi Maluku. Mewakili Gubernur Maluku, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, “Sadali Ie.,M.Si.,” menyoroti bahwa inisiatif komunal semacam ini merupakan fondasi yang sangat kokoh bagi falsafah ‘hidup orang basudara’ yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Maluku.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Sadali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meniru langkah menjaga persatuan tersebut. “Pemerintah sangat mengapresiasi upaya keluarga Wattimena. Momen ini adalah pengingat sekaligus panggilan moral bagi kita semua untuk terus merawat persaudaraan dan solidaritas sosial sebagai modal utama membangun Maluku yang kita cintai,” tuturnya.

Suasana kehangatan dalam acara tersebut semakin lengkap dengan hadirnya sejumlah pejabat dan tokoh penting yang berbaur bersama masyarakat.

Turut hadir memeriahkan acara di antaranya Wakil Bupati Seram Bagian Timur, jajaran anggota DPRD Kota Ambon, unsur Forkopimda Provinsi Maluku dan Kota Ambon, serta tokoh agama maupun tokoh masyarakat setempat.(*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *