MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, Polsek Nusaniwe menggelar “doa bersama lintas agama dan pemusnahan meriam kaleng” hasil sitaan dari sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 17.00 WIT, bertempat di Pos Polisi Benteng Polsek Nusaniwe, dan berlangsung aman, tertib, serta kondusif.
Kapolsek Nusaniwe “AKP Johan W.M. Anakotta” mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Polri, TNI, tokoh agama, dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman dan damai menjelang hari-hari besar keagamaan.
“Pemusnahan meriam kaleng ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, menjaga keselamatan masyarakat, serta menghormati kekhusyukan ibadah umat beragama,” ujar AKP Johan dalam arahannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danramil 1504 Nusaniwe “Kapten Inf. Vikodey Andreas”, Ketua Klasis Pulau Ambon “Pdt. W.A. Beresaby, S.Th.”, Raja Negeri Amahusu “Mezaac Maurits Silooy”, para kepala sekolah SD, SMP, SMA, dan SMK di wilayah Nusaniwe, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Total peserta yang hadir berjumlah “54 orang”.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan arahan dari Kapolsek Nusaniwe, Danramil, serta perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan “doa bersama lintas agama”, penandatanganan “kesepakatan bersama”, foto bersama, dan diakhiri dengan “pemusnahan meriam kaleng”.
Doa bersama dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat Nehemia, “Pdt. M. Mahulette”, serta perwakilan umat Muslim dari Masjid Istiqomah, “Ustad Iskandar Abdullah”, sebagai simbol kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di wilayah Nusaniwe.
Pemusnahan meriam kaleng dilakukan secara terbuka dengan cara merusak dan menghancurkan alat tersebut agar tidak dapat digunakan kembali. Proses ini disaksikan langsung oleh tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta personel Polsek Nusaniwe sebagai bentuk transparansi dan sinergi antara Polri dan masyarakat.
Kapolsek Nusaniwe menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengedukasi masyarakat agar tidak lagi membuat maupun menggunakan meriam kaleng yang berpotensi membahayakan keselamatan dan mengganggu ketertiban umum.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh sukacita,” pungkasnya.
Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau “aman, tertib, dan kondusif”.(LD).








Komentar