MANGGUREBEMAJU.COM, Seram Bagian Barat – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) memberikan apresiasi tinggi atas langkah Bupati SBB menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dinilai sebagai terobosan penting untuk penguatan sumber daya manusia (SDM) di Bumi Saka Mese Nusa.
Pimpinan Cabang PERGUNU SBB, Rais Tuhuteru, menyebut keputusan Bupati SBB merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi emas daerah.
“Sebagai alumni UIN AM Sangadji, saya merasa bangga dan senang melihat adanya sinergi antara Pemkab SBB dengan kampus ini. UIN AM Sangadji telah banyak melahirkan intelektual hebat di Maluku, khususnya di Kabupaten Seram Bagian Barat,” ujarnya.
UIN AM Sangadji Ambon sendiri memiliki sejarah panjang sebagai pusat pendidikan tinggi Islam di Maluku. Lahir pada tahun 1997 dengan nama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Ambon, kemudian bertransformasi menjadi IAIN Ambon pada 2006. Kini, melalui Peraturan Presiden RI Nomor 60 Tahun 2025, kampus tersebut resmi menyandang status sebagai universitas.
Rais Tuhuteru menambahkan, dominasi alumni UIN AM Sangadji di SBB menjadi salah satu alasan penting kerja sama ini patut diapresiasi.
“Alumni UIN AM Sangadji banyak tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten SBB dan mengambil peran signifikan dalam pembangunan daerah. Karena itu, kerja sama ini merupakan langkah tepat dan visioner,” tegasnya.
Kerja sama Pemkab SBB dan UIN AM Sangadji diharapkan tidak hanya sebatas seremonial, melainkan dapat berimplikasi langsung pada peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat.
Tutupnya Apresiasi dari PERGUNU SBB ini menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari peran pendidikan tinggi sebagai motor lahirnya SDM unggul. Bupati SBB pun dinilai tengah menanam “investasi peradaban” yang hasilnya akan dirasakan di masa depan. (*













Komentar