MM.COM, AMBON – PT Jasa Raharja Provinsi Maluku bersinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi menghadirkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) berkonsep ramah lingkungan yang diberi nama “TPS Eco Life”. Fasilitas inovatif ini diresmikan di Taman Pattimura Park, Ambon, pada Senin (11/5/2026).
Langkah ini bukan sekadar upaya mempercantik kota, melainkan memiliki filosofi mendalam yang mengaitkan kedisiplinan lingkungan dengan keselamatan nyawa di jalan raya.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Provinsi Maluku, “Muhammad Erwin Setianegara”, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap gerakan ‘Merdeka dari Sampah’ di Kota Ambon. Ia menggarisbawahi adanya korelasi kuat antara budaya menjaga kebersihan dengan ketertiban di ruang publik.
“Harapan kami, dengan mewujudkan masyarakat yang memiliki budaya tertib membuang dan memilah sampah, hal ini selaras dengan tujuan kami untuk menciptakan masyarakat yang tertib berlalu lintas. Karena semuanya, baik itu urusan sampah maupun kepatuhan di jalan raya, berawal dari kedisiplinan di rumah,” tegas Erwin kepada awak media usai acara pembukaan.
Kepedulian Jasa Raharja ini didasari oleh data yang memprihatinkan. Erwin membeberkan bahwa pada kuartal pertama tahun 2026, terjadi peningkatan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas di Kota Ambon. Melalui aksi nyata di bidang lingkungan ini, ia berharap dapat memicu efek domino yang positif bagi perbaikan karakter dan kedisiplinan warga Ambon secara keseluruhan.
“Kita tidak ingin generasi penerus bangsa, khususnya di Maluku dan Ambon ini, mati sia-sia di jalan. Apalagi jika korban adalah tulang punggung keluarga,” ujar Erwin.
Lebih lanjut, ia menyoroti dampak sosial-ekonomi yang fatal dari kecelakaan lalu lintas.
“Berdasarkan hasil penelitian, 50 persen korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas itu mengakibatkan kemiskinan di keluarganya. Tentu kita semua tidak menginginkan hal itu terjadi,” tambahnya.
Terkait tindak lanjut dari kolaborasi strategis antara Jasa Raharja, PNM, dan Pemkot Ambon ini, Erwin memastikan bahwa komitmen mereka tidak akan berhenti di Taman Pattimura Park saja. Pihaknya berencana untuk memperluas jangkauan program pengelolaan sampah terpadu ke berbagai titik strategis lainnya.
“Tindak lanjut ke depannya, kami akan coba wujudkan di beberapa tempat lainnya agar pengelolaan sampah di Kota Ambon bisa lebih baik lagi. Permasalahan sampah ini adalah tantangan di setiap kota, dan dengan aksi kecil ini, kami berharap dampaknya bisa sangat besar bagi kehidupan masyarakat yang lebih tertib,” tutup Erwin. (LD)














Komentar