MANGGUREBEMAJU.COM, Ketua Umum HMI Komisariat Usuludin dan Dakwah IAIN Ambon periode 2024-2025 Menduga Kader IMM cabang Ambon menyebarkan isu SARA di Maluku. Konfirmasi ini lewat media kami pada Malam Rabu 11 Maret 2025, Pukul 23.00 WIT.
Sebagaimana kita saksikan bersama jumpa pers oleh Wakil gubernur Maluku bersama beberapa kadisnya, itu soal pertahanan pangan di Maluku di Bulan Puasa dan kami juga melakukan kajian bersama teman-teman intelektual HMI komisariat Ushuludin dan dakwah IAIN Ambon berjam jam bahwah tidak ada unsur pelecehan terhadap agama maupun penghinaan terhadap agama. Stakmen inflasi yang di sampaikan oleh Wakil gubernur Maluku adalah bahasa sederhana yang semua bisa mudah di pahami kondisi ketersediaan pangan kita di Maluku.
Dengan status sebagai pemerintah daerah salah maupun tidak salah, benar maupun tidak benar dengan perkembangan media yang berkembang wakil gubernur Maluku juga telah menyampaikan permohonan maaf sebagai orang muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Hal ini kami selaku kader HMI menilai Wakil Gubernur Maluku sangat luar biasa menanggapi kritikan.
Namun terjadi lagi kader IMM melaporkan wakil gubernur Maluku Abdulah Vanath di Polda Maluku. Hal ini selaku Ketua Umum HMI Komisariat Ushuludin dan dakwah BAKRI RUMAIN beserta teman-teman komisariat Ushuludin dan Dakwah memiliki dugaan kuat terhadap kader IMM yang mencoba mengadu dombah masyarakat di tengah tengah bulan puasa ini.
Rumain juga meminta kepada Kader IMM harus perbanyak baca dan juga perbanyak kajian isu yang baik dan benar, agar tidak asal bunyi.
Desak Pemerintah Provinsi Maluku, Wakil Gubernur Maluku harus tegas terhadap Kadir IMM itu, laporkan dan di penjarakan sesuai aturan yang berlaku di negara Republik Indonesia ini,”Rumain. (*








Komentar