MM.COM, POLDA MALUKU – Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Maluku, Kombes Pol. Jemi Junaidi, meninjau langsung pelaksanaan uji psikologi hari ketiga dalam rangka seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026, Rabu (29/4/2026).
Pemantauan dilakukan di sejumlah lokasi pelaksanaan ujian, yakni SMP Kristen Ambon, SMP Negeri 19 Ambon, dan SMA Negeri 2 Ambon.
Pada hari ketiga ini, tercatat sebanyak 187 peserta mengikuti uji psikologi yang merupakan bagian dari tahapan seleksi penerimaan anggota Polri.
Kombes Jemi Junaidi mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
“Hari ini kita memasuki hari ketiga uji psikologi. Kami hadir untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur serta memberikan motivasi kepada peserta agar percaya pada kemampuan diri sendiri,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polri berkomitmen menjaga integritas proses seleksi dengan menerapkan sistem pengawasan berlapis, baik dari internal maupun eksternal.
Dalam pelaksanaan seleksi tersebut, turut dilibatkan sejumlah pihak sebagai pengawas dan tim pendukung, antara lain personel Itwasda dan Bidang Propam Polda Maluku sebagai pengawas internal, serta Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Maluku dan akademisi dari Politeknik Negeri Ambon sebagai pengawas eksternal.
Menurut Jemi, pelibatan pihak eksternal menjadi langkah penting untuk menjaga objektivitas dan kredibilitas hasil seleksi.
“Seleksi masuk Polri tidak dipungut biaya. Seluruh proses diawasi secara ketat sehingga hasilnya benar-benar berdasarkan kemampuan masing-masing peserta,” tegasnya.
Pelaksanaan uji psikologi ini berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 April 2026.
Secara umum, proses seleksi hingga hari ketiga dilaporkan berjalan aman, tertib, dan lancar. Seluruh sistem penilaian berbasis digital serta logistik ujian juga berfungsi dengan baik tanpa kendala berarti. (*














Komentar