oleh

Kapolda Maluku dan Forkopimda Tinjau Langsung Gunung Botak, Fokus Penataan Tambang dan Stabilitas Keamanan

MM.COM, POLDA MALUKU – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku melakukan kunjungan kerja ke kawasan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Gunung Botak, Kabupaten Buru, Rabu (6/5/2026).

 

Rombongan bertolak dari Bandara Pattimura Ambon menggunakan pesawat militer TNI AD jenis Cassa 212-200 sekitar pukul 07.30 WIT.

 

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis pemerintah daerah bersama TNI-Polri untuk melihat langsung kondisi kawasan pertambangan Gunung Botak yang selama ini menjadi perhatian terkait aspek keamanan, aktivitas pertambangan rakyat, dampak lingkungan, hingga persoalan sosial ekonomi masyarakat.

 

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut antara lain Gubernur Maluku, unsur TNI, Kejaksaan Tinggi Maluku, serta pejabat utama Kodam XV/Pattimura dan Polda Maluku.

 

Kapolda Maluku menegaskan bahwa peninjauan langsung dilakukan agar pemerintah dan aparat keamanan memperoleh gambaran faktual sebelum mengambil langkah penataan kawasan pertambangan.

 

“Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi di lapangan sehingga langkah-langkah yang diambil nantinya benar-benar berdasarkan fakta dan kebutuhan nyata masyarakat,” kata Irjen Pol. Dadang Hartanto.

 

Menurut Kapolda, penanganan kawasan Gunung Botak tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga harus mengedepankan pendekatan humanis, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

 

“Penanganan kawasan pertambangan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi, koordinasi, dan komitmen bersama agar solusi yang dihasilkan dapat berkelanjutan serta memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan pertambangan guna mencegah potensi konflik sosial maupun aktivitas ilegal yang dapat merugikan masyarakat dan lingkungan.

 

Kapolda menegaskan, pemerintah daerah bersama TNI-Polri berkomitmen mendorong penataan Gunung Botak secara lebih tertib, aman, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Kegiatan keberangkatan rombongan Forkopimda Maluku berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga pesawat lepas landas menuju Kabupaten Buru pada pukul 08.25 WIT.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed