oleh

Jasa Raharja Maluku dan FKLL Seram Bagian Barat Perkuat Sinergi Keselamatan Lalu Lintas di Piru

MANGGUREBEMAJU.COM, Piru, 27 Oktober 2025 — Dalam upaya menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, “Forum Komunikasi Lalu Lintas Wilayah Seram Bagian Barat (FKLL SBB)” bersama “Jasa Raharja Maluku” menggelar “Rapat Koordinasi Keselamatan Lalu Lintas” di Kota Piru. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Kepolisian Resor SBB, Dinas Perhubungan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta pihak rumah sakit dan instansi terkait lainnya.

Penanggung Jawab Jasa Raharja (PJJR) Samsat Piru, “Nurunnisa Samal”, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi para pemangku kepentingan (stakeholder) dalam mewujudkan pelayanan yang cepat dan tepat kepada korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Seram Bagian Barat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari Dinas Perhubungan, Kepolisian, hingga pihak RSUD Piru. Kinerja Jasa Raharja tidak akan optimal tanpa dukungan dari seluruh stakeholder. Sinergi ini menjadi kunci agar pelayanan terhadap korban kecelakaan dapat diselesaikan sesuai “Service Level Agreement (SLA)” perusahaan,” ujar Nurunnisa.

Ia menambahkan, Jasa Raharja Maluku terus membuka ruang kolaborasi dan masukan dari seluruh pihak guna meningkatkan pelayanan publik yang lebih humanis, transparan, dan berkeadilan.

Rapat Bahas Tujuh Program Strategis Keselamatan Jalan

Dalam rapat koordinasi tersebut, para stakeholder menyepakati beberapa langkah nyata untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di wilayah Seram Bagian Barat. Di antaranya:

1. Perbaikan Lampu Penerangan Jalan (PJU), di wilayah Piru pada November–Desember 2025.
2. Operasi Gabungan Keselamatan Lalu Lintas, bersama Kepolisian dan Bapenda di Kairatu dan Piru pada Oktober–Desember 2025.
3. Giat Gatur Pagi, oleh Polres SBB untuk mengatur arus lalu lintas serta memberikan edukasi tentang keselamatan dan tertib berkendara.
4. Operasi Lilin 2025, guna pengamanan Natal dan Tahun Baru, dengan fokus pada keselamatan pengguna jalan.
5. Pemasangan Spanduk Himbauan Keselamatan, di titik rawan kecelakaan seperti Tanjakan Gunung Parang, Desa Waisarisa, dan Pos Lantas Piru.
6. Pengembangan Program Siberlantas SBB, sistem informasi elektronik untuk pelayanan lalu lintas berbasis digital yang direncanakan berjalan awal 2026.
7. “Program SIM Keliling Cerdas”, pelayanan humanis dengan edukasi keselamatan yang akan dimulai pada November 2025.

Wujud Kepedulian Bersama untuk Keselamatan Masyarakat

Melalui rapat ini, FKLL Seram Bagian Barat menegaskan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas yang berlandaskan kesadaran dan tanggung jawab bersama.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan lalu lintas di Seram Bagian Barat. Dengan kerja sama yang solid antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman, nyaman, dan beretika,” tutur Nurunnisa Samal menegaskan.

FKLL Seram Bagian Barat juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif, mulai dari menaati rambu-rambu lalu lintas, memastikan kelengkapan kendaraan, hingga memperhatikan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Langkah-langkah strategis ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dalam mewujudkan keselamatan sebagai tanggung jawab bersama, sejalan dengan semangat “Indonesia Tertib, Indonesia Selamat”. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed