MANGGUREBEMAJU.COM, AMBON — Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn.) “Muhammad Tito Karnavian”, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kepala daerah di Maluku atas keberhasilan menjaga inflasi tetap stabil pada “angka 2,3%” selama setahun terakhir. Hal itu disampaikan Mendagri saat diwawancarai awak media di “Bandara Pattimura Ambon”, usai melakukan kunjungan kerja dari Pulau Banda, Rabu (27/11/2025).
Menurut Tito, capaian inflasi tersebut bukanlah hal yang mudah, terutama bagi provinsi kepulauan yang sering menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
“Ini sangat bagus. Daerah kepulauan itu kalau ombak besar bisa terganggu distribusinya. Tapi bisa terjaga di angka 2,3 persen selama setahun—itu prestasi,” ujarnya.
Mendagri juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Maluku yang berada di angka 4,3%. Meski memberikan apresiasi, ia tetap mendorong agar Maluku bisa melampaui angka 5% untuk semakin memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain inflasi dan pertumbuhan ekonomi, Tito menegaskan masih ada beberapa daerah di Maluku yang pendapatan dan realisasi belanjanya belum mencapai target. Data tersebut telah diserahkan langsung kepada Gubernur Maluku untuk ditindaklanjuti.
“Kalau pendapatan dan belanja tidak jalan, otomatis peredaran uang berkurang. Ekonomi bisa melamban, dan ini berdampak pada masyarakat. Kemiskinan seharusnya turun, tapi kalau ekonomi tidak bergerak justru bisa bertambah,” jelasnya.
Ia bahkan mengungkapkan adanya daerah yang mencatat “pertumbuhan ekonomi minus”, sehingga berpotensi meningkatkan angka kemiskinan jika tidak segera dievaluasi dan diperbaiki.
Mendagri menekankan bahwa seluruh kepala daerah wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja fiskal agar perputaran ekonomi tetap stabil dan masyarakat mendapatkan dampak positif secara langsung.
Kunjungan Mendagri ke Maluku, termasuk ke Pulau Banda, menjadi bagian dari agenda penguatan koordinasi pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas ekonomi serta mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan tersebut. Mendagri menutup keterangannya dengan memberi pesan agar seluruh daerah tetap disiplin mengelola anggaran dan menjaga momentum pertumbuhan.(LD)








Komentar