MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon – Ketua Umum terpilih BPD HIPMI Maluku, “Muhammad Reza Mony”, menegaskan komitmen organisasinya untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal pasca pelantikan, yang digelar di Ballroom Lantai 5 Santika Premiere Hotel, Ambon.
Dalam wawancara usai prosesi pelantikan, Reza menyampaikan, Maluku memiliki lebih dari seribu pulau, dengan empat pulau besar termasuk Pulau Buru.
“Kalau dibandingkan Bali, Pulau Buru sebenarnya lebih besar. Ini menjadi pekerjaan rumah kami untuk mengembangkan segala potensi yang ada di pulau tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, HIPMI Maluku akan fokus mencari investor dan menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan UMKM serta mengelola potensi alam, seperti emas dan minyak kayu putih.
“Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah daerah, memanfaatkan jejaring HIPMI nasional untuk meningkatkan ekonomi Maluku,” kata Reza.
Selain itu, HIPMI Maluku baru saja meluncurkan logo baru yang mengambil filosofi ikan dan laut, menggambarkan identitas wilayah kepulauan Maluku. Logo ini sekaligus menjadi simbol perjuangan HIPMI untuk mendorong pengesahan Undang-Undang Kepulauan. Reza menekankan, pengesahan UU ini penting agar potensi laut Maluku yang berada jauh dari bibir pantai dapat dikelola secara optimal.
Dalam 100 hari ke depan, HIPMI Maluku akan memulai langkah strategis berupa penguatan kegiatan internal organisasi dan pengembangan program ekspor komoditas lokal. Reza menyebutkan, cengkeh, damar, dan kayu manis menjadi beberapa komoditas prioritas yang potensial untuk diekspor.
“Kami akan mengkaji lebih jauh bagaimana potensi-potensi ini bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan dampak ekonomi bagi daerah,” pungkasnya.(LD).












Komentar