oleh

Hasto Kristiyanto Resmi Buka Konferda PDI Perjuangan Maluku: Perkuat Kaderisasi dan Kedaulatan Maritim

MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 2 November 2025 — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Dr. Ir. Hasto Kristiyanto.,M.M secara resmi membuka “Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Provinsi Maluku” dan “Konferensi Cabang (Konfercab)” untuk Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tenggara, serta Kabupaten Seram Bagian Barat.
Acara berlangsung di Hotel Santika Ambon, lantai 5, dengan mengusung subtema “Kedaulatan Maritim Maluku: Jalan Politik Perjuangan Menuju Keadilan Sosial.”

Dalam sambutannya, Hasto menegaskan pentingnya konferda sebagai “momentum evaluasi, kritik, dan otokritik” terhadap jalannya partai selama lima tahun terakhir. Ia mengajak seluruh kader untuk kembali pada “misi historis Bung Karno” dalam mendidik, menyadarkan, dan menggerakkan rakyat demi masa depan bangsa.

“Kita harus menjadi guru di antara sesama kader. Ada yang paham ideologi Pancasila, ada yang paham komunikasi politik, ada yang menguasai cara mengorganisir rakyat. Jadilah guru bagi rakyat,” ujar Hasto.

Fokus Kaderisasi dan Pendidikan Politik

Hasto mengingatkan, pendidikan politik harus dimulai dari rekrutmen yang sehat dan kaderisasi yang berkelanjutan. Ia mencontohkan semangat Bung Karno yang setiap hari Rabu menggelar kursus politik untuk rakyat.

“Konferda ini bukan sekadar seremonial, tapi ruang refleksi. Kita siapkan pemimpin politik yang berani menyuarakan kebenaran, solid, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap partai,” tegasnya.

Partai yang Relevan bagi Generasi Muda

Menyoroti perubahan zaman dan dinamika anak muda, Hasto menekankan pentingnya partai menjadi lebih “terbuka, komunikatif, dan digital-friendly.”

“Anak muda ingin partai yang real, yang mudah dijangkau, bukan eksklusif. Mereka ingin partai yang relevan dengan isu-isu seperti pekerjaan, pendidikan, ekonomi kreatif, dan kesehatan mental,” katanya.

Ia juga menyerukan agar PDI Perjuangan membangun “kanal aspirasi digital” yang aktif dan responsif, membuka ruang kolaborasi, serta mendorong generasi muda tampil dalam kepemimpinan.

Mengakar di Tengah Rakyat

Dalam arahannya, Hasto menegaskan bahwa tujuan utama partai bukan hanya kemenangan pemilu 2029, melainkan “mengakar kuat di kehidupan rakyat.”

“Kita ingin Maluku menjadi gerbang samudera Pasifik. Petani, nelayan, dan pemuda harus menjadi prioritas utama pembangunan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan agar pemilihan struktur partai mempertimbangkan loyalitas dan integritas kader, serta memperkuat peran perempuan dalam politik sebagaimana pesan Bung Karno bahwa “perempuan adalah jalan peradaban.”

Penutupan dan Seruan Perjuangan

Menutup sambutannya, Hasto mengajak seluruh kader untuk memperkuat struktur partai dari tingkat ranting hingga pusat.

“Jangan pernah lupakan anak ranting dan PAC. Mereka adalah benteng perjuangan partai di tengah rakyat,” pesannya.

Acara ditutup dengan pembacaan pantun khas Hasto:

– PDI Perjuangan merah bendera,
– Ranting dan PAC terus bergerak.
– Lawan tak bergeming jadinya,
– Karena ideologi kita tegak dan kokoh di dada.

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan atas mandat Ketua Umum PDI Perjuangan “Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri”, Hasto Kristiyanto secara resmi “membuka Konferda PDI Perjuangan Provinsi Maluku dan Konfercab di tiga kabupaten/kota.”(LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *