oleh

Gempar, 4 Juni 2026 PODSI Maluku Kunci Momen Sejarah, Wakasal TNI AL Turun Langsung Lantik Pengurus Baru di Bumi Raja-Raja, Jose Santos : Ini Bukan Sekadar Pelantikan, Ini Titik Balik Kebangkitan Dayung Maluku

MM.COM, AMBON, Maluku bersiap mencatat sejarah. Hitungan mundur menuju 4 Juni 2026 resmi dimulai. PODSI Maluku dan Panitia Pelaksana menggelar rapat final super-intensif bersama Kodaeral IX Ambon, Sabtu 30/5/2026. Taruhannya: menyukseskan kedatangan Wakil Ketua Umum PB PODSI sekaligus Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) untuk melantik pengurus baru.

Kehadiran orang nomor dua TNI AL ke Ambon bukan hal biasa. Ini sinyal keras bahwa pembinaan olahraga dayung Maluku kini masuk radar nasional.

Rapat Final: PODSI plus Kodaeral IX, All-Out Tanpa Kompromi, Di Markas Kodaeral IX Ambon, semua detail dibedah habis. Mulai skenario penyambutan, pengamanan, hingga rundown pelantikan.

“Rapat tadi itu dari pengurus PODSI dan panitia pelantikan PODSI Maluku. Kita berkoordinasi dengan pihak Kodaeral IX Ambon, untuk sama-sama merumuskan dan membicarakan terkait kedatangan Pak Wakil Ketua Umum PB PODSI, yang juga merupakan Wakasal TNI Angkatan Laut,” tegas Ketua Panitia Jose Santos Walalayo usai rapat.

Bagi Jose, ini bukan rapat biasa. Ini rapat penentu arah dayung Maluku ke depan. “Kolaborasi kedua instansi ini berkolaborasi untuk sama-sama mendukung dan mensukseskan kedatangan Pak Waketum yang juga Pak Wakasal sendiri dengan lancar dan baik,” ujarnya lantang.

Wakasal Mendarat Pagi, Pulang Sore: Satu Hari Mengguncang Ambon. Agenda Wakasal padat dan penuh makna. Kamis 4/6/2026 pagi, pesawat yang membawa Wakasal mendarat di Bandara Pattimura. Langsung dijemput protokoler.

“Untuk kedatangan Pak Waketum PODSI direncanakan tiba penerbangan pagi hari Kamis 4 Juni 2026 tiba di Ambon dan dijemput. Setelah itu, setelah pelantikan, beliau punya agenda pertama pelantikan pengurus PODSI Maluku sebagai kapasitas beliau sebagai Wakil Ketua Umum,” beber Jose.

Selesai melantik, Wakasal masih punya agenda strategis bersama Kodaeral IX Ambon. Sore harinya langsung kembali ke Jakarta. Singkat, tapi dampaknya diprediksi menggetarkan pembinaan dayung di “Provinsi Seribu Pulau” ini.

Lanjutnya, Ini Kehormatan, Pemprov dan Pemkot Wajib All-Out, Jose Santos tak sungkan menuntut dukungan penuh. Bagi dia, kedatangan Wakasal adalah kehormatan tertinggi bagi Maluku.

“Tentunya kami juga membutuhkan dukungan, support dari Pemerintah Provinsi Maluku maupun juga Pemerintah Kota Ambon yang selaku bagian daripada lokasi kegiatan ini untuk mari kita berpartisipasi dan mendukung orang nomor dua dari TNI Angkatan Laut ini yang akan tiba di Bumi Raja-Raja ini. Terima kasih,” pungkasnya.

Pelantikan 4 Juni 2026 bukan sekadar seremoni. Dengan garis pantai terpanjang di Indonesia, Maluku punya modal emas jadi lumbung atlet dayung nasional.

Kehadiran Wakasal adalah “tamparan halus” sekaligus “dorongan keras” agar Pemda, KONI, dan seluruh elemen bahu-membahu. Kalau momentum ini disia-siakan, Maluku rugi besar. PODSI Maluku, Dari Ambon untuk Indonesia. Saatnya dayung Maluku menaklukkan ombak nasional. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *