oleh

FPK Kota Ambon Gelar Rapat Kerja: Perkuat Harmoni dalam Keberagaman Lewat Sinergi dan Kolaborasi

MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 16 Oktober 2025 – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Ambon menggelar “Rapat Kerja” dengan tema “Harmoni dalam Keberagaman, Inklusif dalam Sinergi, Sinkronisasi dan Kolaborasi”, bertempat di “Hotel Grand Avira, Lantai 4”. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting daerah, mulai dari pemerintah kota, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi paguyuban dan lembaga lainnya.

Acara dibuka secara resmi oleh “Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Ambon, Bapak Edwin Patikawa”, yang hadir mewakili Wali Kota Ambon. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran FPK dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah dinamika masyarakat yang plural dan multikultural.

“Forum ini bukan hanya simbol, melainkan fondasi untuk membangun Kota Ambon yang damai, aman, dan berkelanjutan. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sebagai jurang pemisah,” ujar Edwin Patikawa.

Sementara itu, “Ketua FPK Kota Ambon, Bapak Saiful Idrus Abbas”, menyampaikan bahwa pembauran kebangsaan bukan hanya tugas negara, melainkan juga panggilan moral seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat lintas suku, agama, dan budaya dalam menjaga persatuan bangsa.

“Kota Ambon adalah miniatur Indonesia. Keberagaman adalah kekayaan yang harus terus dijaga. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menjalin komunikasi, konsultasi, dan kerja sama lintas sektor,” ungkap Saiful.

Rapat kerja ini diikuti oleh “30 peserta”, yang terdiri dari pengurus FPK Kota Ambon periode 2024–2026. Dalam rapat tersebut, dibahas dan dirumuskan program-program prioritas untuk memperkuat fungsi FPK, baik secara internal maupun eksternal.

Beberapa ‘output utama’ dari kegiatan ini antara lain:

1. “Perumusan program dan kegiatan FPK Kota Ambon Tahun 2024–2025”, yang diarahkan untuk menumbuhkan dan mengembangkan semangat kebangsaan.
2. “Rencana kebijakan teknis” yang memperkuat kapasitas kelembagaan FPK dalam menjalankan peran strategisnya di masyarakat.

Acara ini juga didukung oleh “Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon”, dengan sumber pendanaan dari “APBD Kota Ambon Tahun Anggaran 2025”.

Dalam sambutannya, pihak pemerintah kota menegaskan komitmen untuk terus mendukung keberadaan FPK, baik dari segi fasilitas, anggaran, maupun penguatan organisasi. Pemerintah percaya bahwa keberadaan FPK dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan kedamaian dan stabilitas sosial.

“Ambon bukan hanya indah karena alam dan musiknya, tapi karena masyarakatnya yang dewasa dan bijak dalam menjaga kerukunan. Mari kita rawat tanah bertuah ini dalam harmoni, sinergi, dan kolaborasi,” pungkas Edwin Patikawa.

Dengan semangat gotong royong dan inklusivitas, rapat kerja ini diharapkan menjadi pijakan baru dalam membangun Kota Ambon yang semakin rukun, adil, dan berdaya saing, tanpa menghilangkan jati diri dan identitas budaya masyarakatnya. (LD)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *